Lampung Barat, Medianasional.id – SMA Negeri 1 Batu Brak terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tata Kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Batu Brak, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 WIB tersebut diikuti 30 peserta dari SMA Negeri 1 Batu Brak dan SMK IT Dar El-Fath School Lampung Barat. Peserta terdiri dari kepala sekolah, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang dalam hal ini diwakili Sukimin, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator Pengawas Wilayah III.
Dalam arahannya, Sukimin menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh warga sekolah dalam membenahi dan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Menurutnya, kualitas pelayanan yang diberikan menjadi salah satu cerminan mutu sekolah.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Batu Brak, Hamdani, S.Pd., mengatakan kegiatan Bimtek tersebut merupakan implementasi dari predikat yang diraih sekolah sebagai sekolah dengan kinerja terbaik untuk jenjang SMA di Kabupaten Lampung Barat.
SMA Negeri 1 Batu Brak menjadi satu-satunya sekolah jenjang SMA di Lampung Barat yang memperoleh predikat tersebut. Karena itu, capaian tersebut menurutnya harus diikuti dengan komitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Bimtek ini merupakan implementasi dari predikat sebagai sekolah dengan kinerja terbaik untuk SMA di Lampung Barat. SMA Negeri 1 Batu Brak menjadi satu-satunya sekolah yang mendapatkan predikat tersebut di Lampung Barat,” ujar Hamdani.
Menurutnya, Bimtek SPMI merupakan kegiatan yang positif dan strategis dalam meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan di sekolah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh warga sekolah diharapkan semakin memahami pentingnya penerapan SPMI secara sistematis, terencana dan berkelanjutan.
“SPMI bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi menjadi bagian dari budaya mutu yang diterapkan dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan,” ujarnya.
Hamdani menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi sekolah untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan, mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki, serta menyusun langkah peningkatan mutu sesuai kebutuhan dan kondisi sekolah.
“Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam tata kelola sekolah, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelayanan pendidikan, serta prestasi peserta didik,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi seluruh warga sekolah agar SMA Negeri 1 Batu Brak dapat terus berkembang menjadi satuan pendidikan yang bermutu, berkarakter dan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.
Penguatan Mutu Berbasis SNP, SPMP, Rapor Pendidikan dan SPMI
Materi kegiatan disampaikan oleh Suratmin, S.Pd., M.M., Koordinator Pengawas Sekolah (Korwas) Lampung Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat sekaligus Fasilitator Daerah (Fasda).
Dalam pemaparannya, Suratmin membahas empat pokok utama, yakni Standar Nasional Pendidikan (SNP), Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), Rapor Pendidikan dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
SNP menjadi dasar dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Sementara SPMP mendorong satuan pendidikan melakukan pemetaan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga tindak lanjut peningkatan mutu.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai sumber data untuk mengetahui kondisi dan capaian satuan pendidikan. Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi persoalan, menentukan prioritas perbaikan dan menyusun program peningkatan mutu yang lebih tepat sasaran.
Melalui penerapan SPMI, satuan pendidikan didorong membangun budaya mutu secara mandiri dan berkelanjutan melalui pemetaan mutu, perencanaan perbaikan, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi hingga tindak lanjut.
Salah satu peserta, Oktaria Madiana, S.Pd., Gr., dari SMA Negeri 1 Batu Brak, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai Bimtek memberikan manfaat dalam menambah wawasan peserta, terutama mengenai perkembangan dan transformasi pendidikan di era digital.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan, kami juga lebih mengenal dunia transformasi pendidikan dengan dunia digital saat sekarang ini,” ujar Oktaria.
Dengan adanya penguatan tersebut, satuan pendidikan diharapkan tidak hanya memahami konsep penjaminan mutu, tetapi mampu menerapkannya secara nyata dalam tata kelola sekolah.
Bimtek SPMI juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap program sekolah dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan data serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
SPMI pada akhirnya bukan sekadar administrasi, melainkan komitmen bersama untuk membangun budaya mutu dan mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, efektif serta berkelanjutan.






