Perpisahan Penuh Haru, Dua Guru Senior SDN 2 Pekon Balak Akhiri Pengabdian

Lampung Barat64 Dilihat

Lampung Barat. Medianasional.id – Pengabdian panjang di dunia pendidikan berujung haru. Dua guru senior SD Negeri 2 Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, Khodron dan Sapawi, resmi memasuki masa purna tugas. Pelepasan yang berlangsung sederhana pada Rabu (28/10/2026) itu menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar sekolah, melepas sosok pendidik yang telah bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di wilayah tersebut.

Khodron telah mengabdikan diri selama kurang lebih 35 tahun, sedangkan Sapawi sekitar 13 tahun. Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian penting dari sejarah SD Negeri 2 Pekon Balak sekaligus meninggalkan kenangan bagi rekan sejawat dan para siswa yang pernah mereka didik.

Khusus bagi Khodron, pengabdiannya turut mewarnai perjalanan sekolah yang berlokasi di Pemangku 3 Bunguyan, Pekon Balak. Meski berada cukup jauh dari pusat Kecamatan Batu Brak dan menghadapi tantangan akses wilayah, semangat para pendidik dalam memberikan layanan pendidikan terus mengiringi perkembangan sekolah hingga memiliki gedung yang layak dan lingkungan belajar yang semakin baik.

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 2 Pekon Balak, Himyari, S.Pd., menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Khodron dan Sapawi atas jasa serta dedikasi yang telah diberikan selama bertugas.

Ia berharap, meskipun keduanya telah memasuki masa purna tugas, tali silaturahmi dengan keluarga besar sekolah tetap terjaga. Saran dan masukan dari keduanya juga tetap diharapkan demi kemajuan sekolah ke depan.

“Sekali lagi, selamat menjalankan purna bakti. Semoga segala jasa dan pengabdian Bapak berdua tercatat sebagai amal ibadah,” ujar Himyari.

Sementara itu, ditemui di kediamannya, Khodron mengungkapkan rasa bangga karena telah menjadi bagian dari keluarga besar SD Negeri 2 Pekon Balak. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Sebagai manusia biasa, tentunya saya memiliki kekurangan dan kesalahan, baik kepada rekan-rekan guru maupun terlebih kepada para siswa. Untuk itu, atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon maaf,” ungkapnya.

Purna tugas menjadi penutup perjalanan formal keduanya sebagai pendidik, tetapi bukan akhir dari jejak pengabdian yang telah ditorehkan. Ilmu, nasihat, dan keteladanan yang mereka berikan diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan SD Negeri 2 Pekon Balak dalam mencerdaskan generasi penerus.

Bagi keluarga besar sekolah, perpisahan ini menjadi pengingat bahwa jasa seorang guru tidak berhenti ketika masa tugas berakhir, melainkan tetap hidup melalui ilmu dan kebaikan yang diwariskan kepada anak didiknya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses