Silaturahmi Saat Lebaran, Dimudahkan Rezeki dan Jauh Dari Api Neraka

Lampung Selatan511 Dilihat


Lampung Selatan, medianasional.id
Saat Hari Raya Idul Fitri tiba, khusunya umat muslim identik merayakan bersama keluarga dan handai taulan. Silaturahmi sangat erat kaitannya dengan perayaan Hari Raya, karena umat muslim saling berma’afan dan bertemu keluarga yang sudah lama tak jumpa.

Saat lebaran tiba, ada banyak anak dan cucu dari Almr. Mbah Muhadi bin Wongso Semito yang berada di Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan yang lahir dibulan Mei dan akan merayakan harijadinya, melihat hal yang demikian.

H. Marwoto, anak menantu tertua mengatakan
, perayaan ulang tahun tidak lah tepat untuk dirayakan pada masa lebaran seperti ini yang lebih afdol adalah melakukan tasyakuran bersama berdo’a dan mendo’akan kepada orang tua kita semua serta berdo’a kepada saudara kita yang di bulan Mei ini lahir sesuai kalender masehi Sabtu, (07/05/2022) malam.

Momen lebaran seperti ini lebih cocok untuk bersilaturahmi, saat lebaran seperti ini untuk memperbaiki hubungan persaudaraan antar sesama anak cucu dan menantu dari keturunan almarhum Mbah Muhadi.

Selama dua musim lebaran kita semua terhalang adanya Pandemi Covid -19, dan permintaan ma’af saudar – saudara kita yang jauh di perantauan melakukan permohonan ma’afnya dengan memanfaatkan teknologi video call 
dengan menggunakan laptop maupun
handphone, ataupun peralatan lainya yang menggunakan jaringan  internet.

Lebih lanjut, H. Marwoto menjelaskan bahwa silaturahmi merupakan sebuah perintah dari Allah SWT kepada setiap hamba-Nya. Seperti hadist yang diriwayatkan al-Bukhari, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“ Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya, hendaklah ia bersilaturahim.”

Dengan menjalani salah satu perintah Allah (yakni silaturahmi), kamu juga satu langkah lebih dekat dengan surga yang dijanjikan-Nya dan dijauhkan dari panasnya api neraka. Hal ini dituangkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim berikut:

“Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” – (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Untuk itu, marilah berdo’a untuk saudara – saudara kita semua agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kita semua kelak mendapatkan safaat- Nya di yaumul qiyamah, amin. Usai do’a bersama seluruh anak cucu almarhum Mbah Muhadi bin Wongso Semito menikmati sajian yang telah di sajikan.

#Pujileksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses