Gandeng RPK, Yayasan Gemilang Peduli Nusantara Salurkan Bantuan untuk Yatim Piatu dan Lansia di Sragi

Lampung Selatan261 Dilihat
LAMPUNG SELATAN, medianasional.id – Yayasan Gemilang Peduli Nusantara (YGPN) Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Bersama Relawan Pendamping Kebijakan (RPK), YGPN menyalurkan bantuan sosial kepada belasan anak yatim piatu dan lanjut usia (lansia) di Dusun Sidomuncul, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (11/10/2026).
.
Agenda yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Ketua Umum RPK Makmun (Muny Kalung), perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumber Agung, kepala dusun (kadus), tokoh masyarakat, serta awak media setempat.
.
Ketua YGPN Lampung Selatan, Zakaria, yang akrab disapa Bung Jack, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari visi yayasan untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyatakan kesiapan YGPN untuk menjadi penyalur donasi yang amanah bagi para dermawan.
.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya dan berharap para donatur di mana pun berada dapat menitipkan sebagian rezekinya. Yayasan Gemilang Peduli Nusantara berkomitmen menjaga transparansi agar bantuan ini jatuh ke tangan warga yang benar-benar layak,” ujar Bung Jack.
.
Di tempat yang sama, Ketua Umum RPK, Makmun alias Muny Kalung, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi kemanusiaan ini. Ia menilai langkah YGPN dapat menjadi pemantik lahirnya gerakan serupa di tingkat desa.
.
“RPK mendukung penuh kegiatan sosial seperti ini. Ini adalah potret edukasi agar ke depan setiap desa bisa membentuk paguyuban sosial mandiri. Sinergi antara relawan dan lembaga seperti YGPN sangat krusial agar jangkauan bantuan kemanusiaan bagi lansia dan anak yatim bisa lebih luas,” kata Muny Kalung.
.
Bagi masyarakat maupun donatur yang ingin berpartisipasi dan menyalurkan bantuan, Yayasan Gemilang Peduli Nusantara membuka kesempatan donasi secara terbuka, profesional, dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses