Silaturahmi Akbar Keturunan H. Chetip Bin H. Abdul Rauf di Kutabesi Penuh Haru dan Kekeluargaan

Lampung Barat2269 Dilihat

Lampung Barat. Medianasional. Id – Untuk pertama kalinya dalam sejarah keluarga besar, seluruh keturunan H. Chetip Bin H. Abdul Rauf – Sekhidah Binti Senin menggelar Silaturahmi Akbar keluarga besar yang berlangsung penuh haru dan rasa persaudaraan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/5/2026) di Lamban Tuha Pekon Kutabesi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat.

Acara yang mengusung tema “Jejama Seandanan, Sekahutan, dan Seangkonan” itu menjadi momentum penting dalam merajut kembali tali silaturahmi antar keluarga besar yang selama ini terpisah karena jarak, tempat tinggal, dan kesibukan masing-masing.

Tidak hanya keluarga yang berdomisili di Lampung Barat, kegiatan tersebut juga dihadiri keluarga dari berbagai daerah di Provinsi Lampung hingga perantauan dari Pulau Jawa. Kehadiran seluruh keluarga besar disambut penuh haru, hangat, dan kebahagiaan.

Rangkaian acara diawali dengan perkenalan keluarga yang disampaikan perwakilan dari enam garis keturunan, yakni keturunan Jama’udin – Hj. Hasipah, Kaidah – Rojali, H. Rafi’i – Hj. Hasipah, H. Sahab – Hj. L. Munah, Aisyah – Dul Wahid, serta Hj. Siti Aminah – H. Suttan Takdir.

Mewakili keluarga besar keturunan H. Chetip Bin H. Abdul Rauf, H. Aksir Rafi’i, SH., MH., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, silaturahmi akbar itu merupakan wujud nyata keinginan seluruh keluarga untuk kembali mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini jarang terjalin.

“Acara ini berawal dari obrolan sederhana antara saya dan Merah Berlian, hingga akhirnya dengan ucapan Alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara,” ujar Aksir Rafi’i.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh adat dan seluruh keluarga besar yang telah meluangkan waktu untuk hadir, di antaranya Raja Khaja Pasak Penyiakh Dalom, Khaja Tenimbang Agung, dan Khaja Tenimbang Paksi yang masih memiliki hubungan satu keturunan.

“Semoga pertemuan ini dapat terus menjalin dan mempererat silaturahmi antar keluarga besar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Aksir Rafi’i juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga apabila dalam pelaksanaan acara masih terdapat kekurangan.

“Atas nama panitia dan keluarga besar, kami mohon maaf apabila dalam penyambutan maupun hidangan masih ada yang kurang berkenan. Dari lubuk hati yang paling dalam kami memohon maaf,” ucapnya.

Ia berharap seluruh keluarga besar memiliki rasa memiliki terhadap ikatan kekeluargaan yang telah dibangun bersama. Bahkan sebelum pulang, para keluarga dipersilakan untuk naik dan melihat Lamban Tuha yang menjadi simbol rumah bersama seluruh keturunan.

“Inilah rumah kita bersama,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan tambo keluarga kepada masing-masing garis keturunan H. Chetip Bin H. Abdul Rauf sebagai bentuk penguatan sejarah dan silsilah keluarga.

Salah satu peserta, Marlianti, mengaku bangga dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui acara itu banyak keluarga yang sebelumnya tidak saling mengenal kini mengetahui hubungan persaudaraan mereka.

“Yang tadinya tidak tahu menjadi tahu bahwa ternyata kita masih bersaudara satu sama lain,” ujarnya.

Ia berharap hubungan silaturahmi keluarga besar dapat terus terjalin hingga generasi anak cucu di masa mendatang.

“Semoga silaturahmi ini tidak hanya sampai pada keturunan sekarang, tetapi terus berlanjut hingga anak cucu nanti agar hubungan keluarga tidak terputus,” harapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah tamah keluarga besar di halaman Lamban Tuha Pekon Kutabesi dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses