Shalat Idul Fitri di Alun-Alun Kebumen Ditiadakan, Hanya di Masjid Kauman

Kebumen226 Dilihat

Kebumen, medianasional.id – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memimpin apel pengamanan malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu (12/5/2021). Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda di lingkup Kabupaten Kebumen, para pimpinan OPD, dan juga sejumlah ormas.

Arif mengatakan, jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri perlu kiranya dilakukan pengamanan oleh aparat kepolisian, TNI, dan juga ormas, untuk memantau dan mencegah terjadinya penumpukan massa, seperti takbir keliling atau kegiatan kerumunan lainnya.

“Saya harapkan masyarakat tidak takbir keliling. Silakan di rumah saja, tidak perlu mendatangi keramaian atau membuat keramaian baru. Karena kita tahu, pandemi covid di Kebumen masih cukup tinggi,” ujar Bupati Arif.

Arif menyampaikan, dalam apel pengamanan malam lebaran ini, juga telah dilakukan seterilasai di alun-alun Kebumen. Tempat ini sudah ditutup sejak pukul 16.00 WIB dan dilakukan penyemprotan disinfektan. Masyarakat tidak diperkenankan mengadakan aktivitas di alun-alun.

“Alun-alun sudah kita seterilkan, sekaligua sudah dilakukan penyemprotan disimfektak. Jadi malam ini kita tidak mengizinkan adanya aktivitas di alun-alun,” ujarnya.

Keesokan harinya, alun-alun juga tidak diperkenankan untuk diadakan shalat Idul Fitri. Pelaksanaan shalat Idul Fitri hanya ada di Masjid Kauman Kebumen. “Shalat Idul Fitri hanya ada di Masjid Kauman, tapi ada kemungkinan jamaah meluber sampai ke pinggir alun-alun,” terang Arif.

Pihak pemerintah Kabupaten kata Arif sudah menyiapkan masker dan hand sanitizer, atau tempat cuci tangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Para jamaah shalat Idul Fitri juga diminta membawa sajadah sendiri.

“Kemudian setelah pulang shalat Idul Fitri tidak perlu melakukan halalbihalal. Di rumah saja, menikmati hidangan yang sudah ada. Ora salaman tetap seduluran,” jelas Arif.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menambahkan, pada malam takbiran ini pihaknya akan berkeliling melakukan pengecekan di sejumlah tempat untuk mencegah terjadinya kerumunan. Ada 300 pasukan yang disiapkan. Ia berharap, masyarakat agar tetap di rumah saja.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kebumen agar tidak melakukan takbir keliling. Cukup di rumah saja, isi dengan kegiatan positif bersama keluarga,” ujar Kapolres.

Ia mengungkapkan, jumlah pemudik di Kebumen sudah mencapai 9134 orang, dan sudah dilakukan rapid test antigen. Dari jumlah itu 14 orang dinyatakan reaktif, namun kesemuannya sudah dilakukan karantina atau diisolasi.

 

Reporter : Tyo

Editor : Drajat

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses