
Sumenep – Moh. Ainun Najib (21) dengan alamat Dusun Duko Laok Desa Duko Kecamatan Arjasa kabupaten sumenep memang bernasib naas, laki-laki muda itu entah bermimpi apa sehingga musibah yang menimpa dirinya hampir membuat nyawanya melayang dianiaya orang yang tidak dikenal.
Menurut keluarga korban, saat itu hendak mengurus dekorasi penganten bersama saudara sepupunya yang mengendarai sepeda motor yang bertepatan di lokasi kejadian perkara dusun Aeng Parao desa Arjasa kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep, korban Moh. Ainun dibuntuti sepeda motor orang tak dikenal pada hari Selasa 8 Agustus 2017 sekitar pukul 16.00 wib, namun korban tidak merasa curiga bahwa dirinya dalam bahaya dan akhirnya sepeda motor yang membuntutinya memepet kendaraan yang Ia kemudikan.
Ternyata sepeda motor yang membuntutinya diketahui dikemudikan oleh Sulaiman (21) warga desa Duko dusun Parseh kecamatan Arjasa kabupaten Sumenep, namun yang dibonceng Sulaiman tidak dikenal korban. Saat posisi sepeda motor sejajar, pelaku yang dibonceng Sulaiman serta merta membacok korban dengan clurit sehingga melukai lengan kanan korban dan paha kanan mengalami luka robek yang cukup serius.
Warga yang melihat kejadian langsung membawa korban ke puskesmas Arjasa yang kebetulan jarak antara tempat kejadian tidak terlalu jauh, sehingga luka yang diderita korban yang mengalami pendarahan dapat terselamatkan. Dan salah seorang warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean yang tempatnya bersebelahan dengan puskesmas Arjasa dan beberapa anggota polisi yang bertugas langsung sigap melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan yang sudah diketahui identitasnya, sehingga pengejaran tersebut langsung ke rumah Sulaiman yang membonceng pelaku penganiayaan, namun Sulaiman diketahui tidak pulang ke rumahnya sejak kejadian tersebut.
Saat tim MEDINAS mengklarifikasi kejadian tersebut kepada saudara korban yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “korban diketahui tidak pernah punya masalah dengan siapapun, mungkin kejadian ini salah sasaran atau salah orang”, ungkapnya. (Rasid)





