Seorang Pekerja Bangunan Meninggal Tertimpa Dinding Roboh Saat Pembongkaran Rumah di Godean Sleman.

DI.Yogyakarta1488 Dilihat

Sleman,-medianasional.id- Kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban jiwa terjadi saat proses pembongkaran sebuah rumah di Dusun Jering 8 RT 01 RW 15, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial T (50), seorang pekerja bangunan asal Dusun Kolodanan, Ngluwar, Jawa Tengah. Sementara seorang pekerja lainnya, Y (35), warga Bligo, Ngluwar, Jawa Tengah, mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kedua korban tengah melakukan pembongkaran bangunan ketika dinding rumah tiba-tiba roboh dan menimpa mereka. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi.

Akibat tertimpa reruntuhan, korban T mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban Y berhasil dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil penyelidikan awal, kedua korban bersama beberapa pekerja lainnya telah melakukan pembongkaran rumah tersebut selama kurang lebih sepuluh hari. Dugaan sementara, dinding bangunan lama dengan tinggi sekitar tiga meter dan lebar enam meter roboh karena kondisi strukturnya yang sudah rapuh.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Godean bersama Tim Inafis Polresta Sleman langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja konstruksi dan pemilik bangunan, agar selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pembongkaran maupun pembangunan. Pemeriksaan kondisi struktur bangunan sebelum pekerjaan dimulai, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penerapan prosedur kerja yang benar dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan korban jiwa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas konstruksi, terutama saat menangani bangunan lama yang berpotensi mengalami kerusakan struktur dan membahayakan para pekerja.

(Wid).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses