PASAMAN, medianasional.id– Syiar Islam kembali menggema di bumi Tigo Nagari. Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XVIII Tingkat Nagari Ladang Panjang Tahun 2026 M / 1448 H resmi digelar dengan meriah pada Senin, (22/06).
Kegiatan bertema “Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Adat Basandi Syarak di Nagari Ladang Panjang” ini dipusatkan di salah satu masjid besar di Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, dan diikuti oleh peserta dari seluruh jorong.
Hadir Tokoh Daerah dan Masyarakat
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimca Tigo Nagari, Majelis Ulama Indonesia, Bamus, LKAAM, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat Nagari Ladang Panjang. Kehadiran warga dari berbagai usia menunjukkan besarnya dukungan terhadap syiar Al-Qur’an di nagari.
Wali Nagari Ladang Panjang, Julisman Arif, dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi.
“MTQ ini adalah momentum untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, kita berharap generasi muda Nagari Ladang Panjang semakin cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang amanah,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan seluruh jorong yang telah mensukseskan kegiatan ini. Menurutnya, melalui MTQ, silaturahmi antar jorong semakin erat dan semangat kebersamaan semakin kuat.
Berbagai Cabang Lomba Diperlombakan
Rangkaian MTQ Ke-XVIII mempertandingkan beberapa cabang, di antaranya Tilawah Al-Qur’an, Tahfiz dan lainnya. Setiap jorong mengirimkan kafilah terbaiknya untuk bersaing secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Camat Tigo Nagari, Faridh Muhammad Ali, S. STP, MM mengapresiasi semangat masyarakat Ladang Panjang.
“MTQ ini adalah bukti nyata komitmen Nagari Ladang Panjang dalam membumikan Al-Qur’an. Saya berharap dari kegiatan ini lahir qari-qariah, hafiz-hafizah yang tidak hanya berprestasi di tingkat kecamatan dan kabupaten, tapi juga mengharumkan nama Pasaman di tingkat provinsi dan nasional,” katanya.
Beliau juga berpesan agar nilai-nilai yang didapat selama MTQ dapat diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Penutupan dan Penyerahan Hadiah
Pada puncak acara, panitia menyerahkan sertifikat, piala, dan pembinaan kepada para juara. Suasana haru dan bangga menyelimuti saat nama-nama pemenang diumumkan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, masyarakat berharap nilai-nilai Qur’ani yang digaungkan selama MTQ dapat terus hidup dan menguatkan adat serta syarak di Nagari Ladang Panjang.
Berdasarkan pantauan medianasional.id, kegiatan berlangsung sukses, tertib, meriah, dan menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antar warga.






