Sekda Kaltim Hadiri Pelatihan Kepemipinan Nasional Tingkat II Angkatan IX Puslatbang KDOD LAN RI

Kalimantan Timur527 Dilihat

Samarinda, Medianasional.id  – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni menghadiri pembukaan sekaligus memberikan arahan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX Puslatbang KDOD LAN RI Samarinda, Senin (13/5/2024).

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Muhammad Taufik ditandai pengalungan tanda peserta kepada dua perwakilan peserta pelatihan, yang juga turut didampingi Sekda Sri Wahyuni.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX Puslatbang KDOD LAN RI Tahun 2024 ini mengangkat tema “Mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi kompetensi manajerial Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama”.

Sekda Sri Wahyuni mengapresiasi pelatihan kepemimpinan nasional yang rutin dilakukan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (Puslatbang KDOD) LAN RI Samarinda, dan diikuti peserta dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Kalimantan bahkan Sulawesi.

“Tema ini mendorong para peserta untuk bersama-sama membantu memikirkan pengentasan kemiskinan. Dengan sub tema hilirisasi akan banyak inisiatif dan inovasi yang dihasilkan yang tentunya akan diaplikasikan dalam memimpin organisasinya kedepan,” kata Sri.

Dalam pelatihan ini, Sri Wahyuni berharap para peserta dapat mengikutinya dengan sebaik-baiknya, sehingga peserta banyak mendapatkan referensi yang akan menjadi khazanah bagi organisasi dan pemda masing-masing sesuai dengan bidang tugas.

“Proyek perubahan bukan sekedar menggugurkan tugas sebagai peserta pelatihan ini, tetapi inovasi yang dilakukan benar-benar menjadi legacy bagi bapak ibu sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama di instansi masing-masing,” pesan Sri, sembari mengingatkan pentingnya kolaborasi yang menjadi kunci bagi seorang pemimpin.

Plt Kepala LAN RI Muhammad Taufiq mengatakan pelatihan kepemimpinan dengan melakukan percepatan peningkatan kompetensi sebagai sebuah kebutuhan, sekaligus sarana untuk organisasi bisa survive pada era saat ini dan ke depan.

“Belajar ini tidak hanya untuk bapak ibu sekalian tetapi daerah dan masyarakat. Artinya mampu memberikan dampak atau delivering impact kepada organisasi, menciptakan masing-masing instansi menjadi powerhorse. Ujungnya jangan berharap mendapatkan sertifikat, tetapi dapat memberikan impact kepada organisasi, daerah dan masyarakat,” kata Taufiq.

Sebelumnya, Kepala Puslatbang KDOD LAN RI Muhammad Aswad mengungkapkan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IX Puslatbang KDOD LAN RI Tahun 2024 diikuti 60 orang peserta terdiri 50 pria dan 10 wanita, yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan dan Sulawesi.

Diantaranya, dari Provinsi Kaltim terdiri Pemprov Kaltim sebanyak 6 orang, Pemkot Samarinda (3), Pemkot Balikpapan (2), Pemkot Bontang (7), Penkab Kutai Timur (5), Pemkab Kutai Barat (5), Pemkab PPU (4) dan Pemkab Berau (6). Kemudian, dari Provinsi Kaltara, yaitu Pemkab Malinau (6), Pemkab Bulungan (3) dan Pemkab Tana Tidung (5). Juga, Pemkab Banjar-Kalsel (1), Pemkab Parigi Moutong-Sulteng (1)
Pemkab Bantaeng-Sulsel (4) dan Pemkab Buton Tengah-Sultra (2).

“Peserta akan mengikuti pelatihan kepemimpinan ini selama 107 hari pelatihan atau setara 923 jam pelajaran, dimulai pada 13 Mei 2024 dan ditutup pada 26 September 2024,” ungkap Muhammad Aswad.

Tampak hadir, Sekda Kota Samarinda Hero Mardanus, Sekda Kabupaten Kutai Barat Ayoniys dan Sekda Kabupaten Berau Muhammad Said, Sekda Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Zulfinasran Achmad, perwakilan Pemprov Kaltara, Pemprov Kaltim, Pemkab dan Pemkot peserta pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses