Sako Bersama Komunitas Driver Ojek Online Gelar Aksi Menentang Ketidakadilan Tarif di Jawa Tengah

Semarang1086 Dilihat

Semarang, medianasional.id.
Sako (Satu Komando) bersama dengan komunitas dan single fighter driver ojek online di Jawa Tengah akan menggelar aksi demonstrasi menentang ketidakadilan tarif yang diberlakukan oleh aplikator GRAB. Aksi ini akan diadakan pada hari Kamis, 27 Februari 2025 dengan tuntutan utama:

1. Hapus program akses hemat
2. Hapus order gabungan
3. Hapus slot
4. Kembalikan vermuk ke yang pertama

Aksi ini akan dihadiri oleh sekitar 1000 driver yang akan berkumpul di Lapangan Garnisun (Kalisari) pada pukul 09.00 WIB, kemudian akan berkonvoi menuju kantor GRAB pada pukul 10.00 WIB, dan melanjutkan aksi ke kantor Gubernur pada pukul 11.00 WIB.

Cak Thomas menuturkan, kami (SAKO) Sesuai Pasal 6 huruf ‘a’ Peraturan Presiden 173 2024 serta Konsideran B UU 22 2009 yang memberikan kewenangan kepada KemenHub untuk mengatur aspek keselamatan dan keamanan sepeda motor, maka hadirlah PM 12 2019 beserta turunannya yaitu KP 667 dan KP 1001 yang mengatur terkait tarif penggunaan sepeda motor pada ojek online. Ketentuan tarif ini bertujuan untuk memastikan agar driver mampu memenuhi aspek keselamatan dan keamanan Rabu, 26/02/2025.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, akan tetapi saat ini Aplikator GRAB mencoba mereduksi (mengurangi) pendapatan driver yang bersumber dari tarif tersebut, sehingga berpotensi mengganggu aspek keselamatan dan keamanan sepeda motor.

Senada dengan cak Thomas, Ipan selaku Korlap, menyerukan kepada seluruh rekan Ojek Online Jawa Tengah untuk bersama-sama berjuang melalukan aksi penyampaian pendapat di depan kantor aplikator GRAB dan kantor Gubernur. “Kita lawan ketidakadilan, dan kita lawan penjajahan modern ini.” tegasnya.

Kegiatan akan dilaksanakan, Ipan selaku Ketua Koordinator Lapangan dan Cak Thomas sebagai Ketua Aksi.*

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses