KENDAL- medianasional.id– Anggota DPR RI Komisi XIII, Raja Faisal Manganju Sitorus, menegaskan pentingnya internalisasi Empat Pilar Kebangsaan sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (28/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Raja Faisal menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan harus benar-benar dipahami dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar menjadi konsep normatif.
Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan perlu diinternalisasi agar mampu memperkuat persatuan di tengah tantangan zaman.
“Empat pilar kebangsaan harus dijadikan pondasi berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat,” kata Raja Faisal yang akrab disapa Bang Raja saat memberikan pemaparan di hadapan peserta sosialisasi.
Bang Raja juga menyoroti pentingnya penyatuan visi dan misi kebangsaan, termasuk dalam kerangka perjuangan politik yang sejalan dengan nilai-nilai nasionalisme.
Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kesamaan tujuan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberagaman, baik dari sisi agama, budaya, maupun latar belakang sosial, bukanlah penghalang, melainkan kekuatan bangsa.
Perbedaan tersebut, kata dia, harus dikelola dengan semangat toleransi dan saling menghormati.
“Perbedaan keberagamaan jangan dijadikan pemicu perpecahan, justru harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan bangsa,” tegas politikus partai Demokrat ini.
Dalam kesempatan itu, Raja Faisal juga mendorong masyarakat agar membuka ruang dialog secara sehat dan konstruktif.
Menurutnya, dialog menjadi sarana penting untuk menyelesaikan persoalan sosial serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Legislatif dari Dapil 1 Jawa Tengah itu menekankan, perlunya menyatukan komando dan memperkuat solidaritas nasional sebagai wujud nyata cinta tanah air.
“Semangat kebangsaan harus terus digelorakan agar tidak tergerus oleh arus globalisasi dan paham-paham yang dapat memecah belah bangsa,” pungkas Bang Raja yang juga anggota komisi XIII.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut berlangsung secara dialog interaktif. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, masukan, dan usulan terkait berbagai persoalan kebangsaan dan pembangunan, yang kemudian ditanggapi langsung oleh Raja Faisal sebagai bentuk komitmen wakil rakyat dalam menyerap suara konstituen.





