PWI Pusat Kecam Diksi ‘Kayak Sirkus’ Anggota DPR, Tegaskan Hormati Profesi Wartawan

Jakarta1328 Dilihat
JAKARTA, medianasional.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengecam keras dan menyesalkan pernyataan anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, yang menggunakan diksi “kayak sirkus” saat rapat kerja bersama Kemendagri di Senayan.
PWI menilai penggunaan kata tersebut sangat tidak pantas, tidak patut diutarakan di muka umum, dan mencederai kehormatan profesi jurnalis.
Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, menegaskan bahwa wartawan yang hadir di lingkungan DPR sedang mengemban tugas mulia yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers demi memenuhi hak konstitusional masyarakat untuk mendapatkan informasi.
“Apa pun konteksnya, diksi ‘kayak sirkus’ tersebut sama sekali tidak patut diucapkan oleh seorang pejabat publik. Kalimat itu secara jelas dapat dimaknai merendahkan marwah dan profesi wartawan yang sedang bekerja secara resmi,” cetus Anrico dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7).
PWI Pusat mendesak agar setiap anggota legislatif dan pejabat publik menghormati cara kerja jurnalistik serta menjaga etika berkomunikasi dengan insan pers. PWI juga meminta agar polemik ini diselesaikan melalui mekanisme yang tepat agar menjadi pelajaran bagi semua pejabat publik untuk tidak lagi mengeluarkan pernyataan yang meremehkan kemitraan antara lembaga negara dan pers.
Respons dan Pembelaan Deddy Sitorus
Sementara itu, Deddy Yevri Sitorus menyampaikan klarifikasinya dan membantah telah menghina profesi wartawan. Ia berdalih bahwa kritik tersebut ditujukan kepada ketidaktertiban situasi di dalam ruang rapat, bukan kepada para jurnalis.
“Kalimat ‘sudah seperti sirkus kita ini’ merujuk pada situasi ruang rapat yang dipenuhi orang-orang yang berdiri dan bergerombol di tengah ruangan ketika rapat sedang berlangsung,” aku Deddy.
Meskipun menyatakan siap memberikan klarifikasi lebih lanjut melalui Dewan Pers, Deddy menyayangkan adanya tuduhan sepihak tanpa konfirmasi awal kepada dirinya. Ia menegaskan kembali bahwa ia tidak bermaksud menghalangi liputan media atau merendahkan profesi wartawan dalam insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses