Puskesmas Tulungagung Laksanakan Posyandu PTM Secara Terpadu dan Rutin

Tulungagung574 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Puskesmas kota Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan Posyandu PTM di wilayah kerjanya secara terpadu dan rutin, seperti yang sudah dilaksanakan beberapa hari kemarin di kelurahan Koto anyar pada tanggal 18 mei 2024 kemarin.

Dimana penting nya Posyandu PTM yang melibatkan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor resiko PTM (Penyakit Tuidak Menular) utama yang di laksanakan secara terpadu,rutin dan periodik dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor PTM.

Kepala Puskesmas kota,drg Indro Cahyono,M.Kes,saat di konfirmasi menyampaikan untuk kegiatan posyandu PTM di kelurahan kutoanyar merupakan kegiatan rutinan yang di laksanakan oleh Puskesmas Kota.

“Kegiatan posyandu PTM di pos 7 kelurahan kutoanyar pada tanggal 18 mei di mulai pukul 08 sampai selesai.
Kegiatan posyandu PTM itu di laksanakan bersamaan dengan posyandu balita pos 7”, katanya,Kamis (30/5/2024).

“Untuk kegiatan posyandu balita di pos 7 kutoanyar yang di lakukan di antaranya pendaftaran, penimbangan berat badan(BB), pengukuran Tinggi Badan (TB), penyuluhan kesehatan,dan deteksi tumbuh kembang balita “,terangnya.

Lanjut,drg.Indro, Untuk kegiatan posyandu PTM adalah kegiatan untuk melakukan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular pada masyarakat usia 15 tahun ke atas.

“Puskesmas Tulungagung Dalam kegiatan posyandu PTM di lakukan pendaftaran, wawancara faktor resiko PTM, pengukuran TB dan BB lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah,gula darah, gangguan indra, skrining kanker payudara dan untuk edukasi skrining kanker mulut rahim dengan pemeriksaan IVA”, tambahnya.

“Selain itu puskesmas Tulungagung juga melakukan edukasi CERDIK,Cek kesehatan, Enyah kan asap rokok,Rajin aktivitas fisik,Diet yang seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stres”, pungkasnya.(Arsoni)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses