Musi Banyuasin, medianasional.id – PT. DSSP POWER SUMSEL atau PLTU SUMSEL-5 adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang Energy yaitu PLTU Mulut Tambang dengan kapasitas 2 x 150 Mw dan sudah beroperasi sejak tahun 2016. PT.DSSP Power Sumsel berlokasi di Desa Sindang Marga, Kecamatan BayungLencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan.

Banyak yang telah dilakukan oleh PT.DSSP Power Sumsel di bidang Program Corporate Social Responsibility CSR di bidang kesehatan yang merupakan program tahunan yang sudah tersechedule yang tentunya berhubungan dengan SDGs (Sustainable Development Goals) diantara 17 SDGs ada 4 ( empat ) Program SDGs didalam kegiatan Stunting ini antara lain “Poin no.2 yaitu Zero Hunger, Poin No.3 yaitu Good Health and Well-Being, Poin No.10 yaitu Reduged Inequalites serta Poin no.17 yaitu Partnerships For The Goals”.
Baru-baru ini dibulan April tahun 2025 PT.DSSP Power Sumsel melakukan kegiatan Stunting, dimana programnya selalu melihat kebijakan pemerintah yaitu Mengacu Peraturan Presiden No. 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi, ada 13 kementerian yang sesuai tugas pokok dan fungsinya melakukan pencegahan Stunting.
Pemerintah sampaitahun 2019, menetapkan 160 Kabupaten/Kota yang menjadidaerah prioritas penanganan stunting yang melingkupi 1.600 desa. Upaya pemerintah mencegah stunting dilakukan melalui program, pertama Peningkatan Gizi Masyarakat melalui program Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk meningkatkan status gizi anak.

Kementerian Kesehatan merilis, 725 ribu ibu hamil yang mendapatkan PMT untuk ibu hamil dan balita kurus. PT.DSSP Power Sumsel selalu berpatokan dengan kebijakan pemerintah minimal kita membantu pemerintah di wilayah perusahaan beroperasi minimal mencegah stunting itu sendiri.
“Untuk bulan April 2025 kemarin kita lakukan di Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. PT.DSSP Power Sumsel dalammengaplikasikan programnya khususnya kesehatan adalahmemberikan makanan tambahan berupa Susu hamil, Kacang Ejo, Telor dan obat-obatan seperti Vitamin. Begitu juga denganBalita memberikan makanan yang bergizi cukup serta memeriksa kesehatan,” ujarnya.

Dalam kata sambutannya Dep.Head CSR PT.DSSP Power Sumsel Wili Hirdani mengatakan kegiatan Stunting ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang sudah terschedulkan.
“Kenapa stunting itu perlu, karena anak-anak merupakan harapan orang tua, masyarakat Bangsa dan Negara. Oleh karenanya mulai dari dini harus kita rawat dengan sebaik-baiknya; baik masih di dalam kandungan ataupun balita dengan cara memberi makanan yang bergizi, lakukan terus imunisasi dan sanitasi. Serta berkonsultasi dengan bidan terdekat sehingga anak yang dilahirkan menjadi anak yang sehat dan menjadi harapan orang tua dan dapat berkontribusi dengan masyarakat, Bangsa dan Negara,” jelasnya.
“Dan kami banyak mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, Ka. Pustu, Bidan dan Para Kader serta para Bumil yang sudah berpartipasi dalam kegiatan ini sekaligus mendukung Program Pemerintah,” lanjutnya.
”Seyogyanya Pak Awaludin Latif selaku Deputy CEO PT.DSSP Power Sumsel yang akan menghadir kegiatan ini sekaligus memberi sambutan dan motivasi kepada ibu-ibu semua, namun beliau berhalangan untuk hadir karena sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan maka langsung diwakilkan kepada kami dan beliau menitip pesan Periksa Kehamilan secara rutin, Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, Beri ASI ekslusif, terus pantau pertumbahan anak, lakukan imunisasi secara rutin, dan jaga kebersihan lingkungan di sekitar semoga Sehat ibunya dan sehat anaknya”, kata Wili.
Sementara itu Kepala Desa Mendis Sugiyanto mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak PT.DSSP Power Sumsel yang telah banyak merealisasikan programnya di Desanya.
“Kami harap tidak bosan bosan untuk menjalin hubungan baik ini dan terus dinikmati oleh warga kami,” imbuhnya.
Kegiatan ini terselenggara atas program PT.DSSP Power Sumsel dan didukung oleh Pemerintah Desa setempat, Puskesmas Bayung Lencir serta para Ka.Postu, Bidan Desa dan Para Kader






