Proyek Embung di Jaksel Bermasalah, Kasudin SDA Diduga Terlibat KKN

Jakarta951 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id – Proyek Pembangunan Embung dan Penampungan Air Lainnya di Jalan SD 01 Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dengan nilai kontrak mencapai Rp 10,4 miliar, menuai sorotan tajam.

Proyek yang seharusnya selesai dalam 120 hari kalender ini terlambat hingga 23 hari, memunculkan dugaan praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

Seorang narasumber berinisial AS mengungkapkan adanya indikasi penyimpangan serius dalam pelaksanaan proyek tersebut. Ia menuding adanya ketidaksesuaian spesifikasi logistik dengan kontrak yang telah disepakati, yang dinilai berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Logistik diduga tidak sesuai spesifikasi

“Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), serta Kepala Seksi Pembangunan, Joshua tampaknya mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya. Proyek ini terlihat lebih mengutamakan keuntungan pribadi dibanding manfaat untuk masyarakat,” ujar AS.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap proyek tersebut. “Bagaimana bisa terlihat pengawasan dari Sudin SDA Jaksel? Sebab kuat dugaan saya ada kongkalikong antara pemberi kerja dengan penyedia dalam proyek ini,” tegasnya.

Kritik serupa juga diarahkan kepada Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Selatan yang dinilai gagal menjalankan fungsinya. “Irbanko seperti macan ompong. Mereka tidak mampu menjalankan pengawasan normatif,” tambah AS.

Saat dimintai keterangan, Kepala Irbanko Jakarta Selatan, Nirwan, hanya menyampaikan bahwa proses pemeriksaan masih dilakukan secara internal. Namun, ia belum memberikan detail mengenai mekanisme atau durasi pemeriksaan yang sedang berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo, belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.PBJ

Publik kini mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas guna memastikan proyek berjalan sesuai standar demi kepentingan masyarakat luas.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses