Kalimantan Timur, medianasional.id – PPMI Mesir menggaungkan dukungan dalam seruan program bernama 2000 Lc untuk Negeri, sebuah program pemberdayaan alumni Indonesia di Mesir. Dimana puncak seremonial program ini akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juli 2023, di Auditorium Fakultas Tarbiyah Universitas al Azhar al Syarif, di distrik 6, Kairo, Mesir.
Acara ini nantinya akan ada pembekalan seputar pemetaan dakwah dan pendidikan, karir, pengabdian ekonomi & bisnis, pengelolaan dana wakaf, haji, kelanjutan studi pasca sarjana, demokrasi dan politik, hingga pembekalan soft skill dalam kerja profesional.
Tindak lanjut acara ini sendiri adalah penempatan karir, dan pengabdian pada lembaga yang telah bekerjasama dalam perjanjian MOU secara tertulis dengan PPMI Mesir, dengan penyerahan CV peserta pendaftaran pada hari seremonial program 2000 Lc untuk negeri, di sesi CV Drop yang kemudian akan diteruskan kepada instansi yang membutuhkan para calon pendidik hingga pejuang di atas MOU tersebut, dengan Pelatihan pembuatan CV sendiri sudah dilakukan pada tanggal 17 Juli lalu dibawah kerjasama dalam mentoring dengan perusahan Growth Hub.
Acara seremonial ini akan dihadiri oleh para tokoh-tokoh terkemuka baik dari Al Azhar Al Syarif Mesir sendiri maupun dari Tanah Air Indonesia, baik secara langsung maupun virtual.
Berikut para tokoh yang akan menjadi narasumber acara ini, yaitu Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin, Grand Syeikh Al Azhar Al Syarif Mesir Syekh Ahmad Muhammad Ahmad ath Thayyib, Wakil Grand Syeikh Al Azhar Al Syarif Mesir Prof. Dr. Muhammad ad Dhuwaini, Ketua OIAA Pusat di Mesir Prof. Dr. Muhammad al Mahroshowi, Penasehat Grand Syekh urusan Pelajar Asing Prof. Dr. Nahlah Shabri el Seidy, Rektor Universitas al Azhar al Syarif Prof. Dr. Salamah Dawood, Mufti al Azhar al Syarif terdahulu Prof. Dr. Ali Jum’ah, Duta Besar KBRI Mesir Dr. Luthfi Rauf, MA, Ketua OIAA Indonesia Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, Lc, MA, Ketum JATTI BAchtiar Nasir, Lc, MM, Sekjend JATTI Irawan Taqwa, Lc, MA, Sekjend OIAA Indonesia Dr. Mukhlis M. Hanafi, MA, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Komjenpol Dr.Drs. Syafruddin Kambo, MSi, hingga Koord Umum PPID 2022-2023 Ahcyar al Rasyid.
Dengan target Narasumber pada seremonial pembekalan 2 hari ini adalah Prof. Dr. Muhammad Muhanna, Prof. Dr. Yousri Gabbeer, Prof. Dr. Quraisy Syihab (Ulama), Prof. Dr. M. Arief Mufraini, Lc, MSi (Badan Pengelola Keuangan Haji Indonesia), Habib Husein Bin Ja’far al Hadar, S.Fil.l., MA (Ulama), Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Umar Lubis, Lc, MA (Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta), Ir. Dwi Larso, M.SIE, Ph. D (Direktur LPDP), Dede Muhammad Muharam (Politikus & Pebisnis), Dr. (HC) Hidayati Nurrokhmah S.Psi (Direktur Stifin Institue & CEO Founder iknowyou), Dr. Henri Shalahuddin (Cendekiawan & Peneliti INSISTS), Sherly Annavita Rahmi, S.Sos, MSIPh (Influencer), Muhammad Elvandy, Lc (Influencer).
Acara ini juga mendapat banyak dukungan dari berbagai lembaga atau instansi, diantaranya ialah lembaga OIAA (Organisasi Internasional Alumni Al Azhar), JATTI (Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia), KBRI Mesir, Beasiswa LPDP, PPI Dunia, PPIDK Timtengka, Wihdah Mesir, FSPP Banten (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Provinsi Banten) The Sulthan Academy, Pascsarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pascasarjana UIN SUKKA, Universitas Indonesia Timur, dan sebagian lembaganya telah melakukan perjanjian MOA secara tertulis dengan Presiden PPMI 2022-2023 Auzikna ‘Azmal Umur, BA dan juga Ketua Umum acara ini Mufliha Ramadia Ma’shuma Ansori, Lc,dipl atas nama lembaga PPMI Mesir.
Dengan disosialisasikan oleh 16 Kekeluargaan Nusantara di Mesir, beserta 4 cabang Senat Pelajar Indonesia di Mesir, juga beberapa juga sponshorship dari perusahaan dan UMKM di Mesir seperti Alfa Tours, Maulana Transfer, Nile resto, waroeng 22, sekumpul, Bakso Galaxy, dan beberapa pihak anonim.
Acara ini sendiri dibuka untuk umum yang berdomisili Mesir dan akan dilaksanakan secara langsung di auditorium Fakultas Tarbiyah Universitas al Azhar al Syarif, distrik 6, Kairo, Mesir, tanpa dipungut biaya apapun untuk tempat, maupun akomodasi teknik panitia kepada peserta sedikitpun.
Kegiatan ini memiliki tujuan pemberdayaan alumni dalam memberikan arah peta karir, pendidikan, pengabdian pasca kelulusan sarjana para alumni Indonesia di Mesir dan menjembatani lembaga yang membutuhkan sumber tenaga potensial dalam perjuangan, pengabdian, pendidikan.
Upaya menjembatani kebutuhan pemberdayaan alumni dan lembaga di Indonesia dalam rangka mendukung bonus demografi Indonesia Emas 2045 itu adalah sebuah nilai sebuah perjuangan masa depan agama, negara secara umum, dan menggaungkan syiar al Azhar al Syarif secara umum di bumi Nusantara.






