KENDAL– medianasional.id- Polres Kendal menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas bagi panitia, pengawas eksternal, orang tua, serta peserta seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Polres Kendal, Selasa (31/3/26).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan seleksi penerimaan Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Nomor B/3009/III/DIK.2.1./2026/Ro SDM tanggal 28 Maret 2026 tentang pelaksanaan pakta integritas.
Acara ini dihadiri oleh pejabat utama Polres Kendal, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta pengawas eksternal dari unsur masyarakat. Selain itu, ratusan calon siswa (casis) dari berbagai jalur seleksi bersama orang tua turut hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Selanjutnya dilakukan pembacaan pakta integritas oleh panitia seleksi, pengawas eksternal, orang tua, serta peserta seleksi.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen menjalankan proses seleksi secara jujur dan transparan.
Kabag SDM Polres Kendal, Kompol Ryke Rhimadhila, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.
“Ini merupakan komitmen bersama antara panitia, peserta, dan orang tua untuk menjalankan seluruh tahapan seleksi secara jujur, bersih, dan transparan tanpa praktik kecurangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan pengawas eksternal serta instansi terkait menjadi bagian penting untuk memastikan proses seleksi berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Sebanyak 105 peserta seleksi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 11 casis Taruna Akpol, 79 casis Bintara PTU SPKT, 2 casis Bintara Polair, 7 casis Bintara Intelijen, 2 casis Bakomsus Humas, 1 casis Bakomsus Teknik Sipil, serta 3 casis Tamtama Brimob.(*)




