Polisi Akan Tindak Tegas Botoh Dalam Pilkades Serentak

Batang781 Dilihat

Batang, medianasional.id
Untuk mensikapi Pilkades serentak yang akan di selenggarakan 29 September 2019 mendatang, Jajaran Kepolisian Resor Batang Polda Jawa Tengah akan menerjunkan Tim Khusus yang akan memantau pergerakan para BOTOH / ( Pendana dalam sebuah permainan baik itu Pilkades maupun Pilkada menurut warga Batang).

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, bahwa tim khusus yang akan di terjunkan dari berbagai kesatuan di kandung maksud untuk mengantisipasi gerakan para botoh pilkades yang ada di 206 Desa yang akan melangsungkan kontestasi Pilkades serentak. Senin, (2/9/2020)  sore.

Ia menegaskan, bahwa perbuatan yang dilakukan oleh orang – orang yang di katakan botoh tersebut dapat dipidanakan sebagai mana aturan perundang undangan, Apabila mereka sudah cukup bukti melanggar hukum dalam hal ini unsur perjudian, bisa kita bawa ke ranah hukum dan akan kita tindak tegas pelakunya.

” Kami siap menerima laporan dari warga untuk mengantisipasi permainan para botoh di Desa yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak, ” Ungkap Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga juga menghimbau Kepada Panitia Pilkades, ataupun warga masyarakat yang mengetahui adanya indikasi yang dilakukan para botoh dengan sengaja akan merusak jalanya Pilkades di suatu desa tertentu bisa melaporkan kepada anggota Kepolisian terdekat yang sedang berjaga.

“Kami siap menindak tegas para botoh yang benar-benar terbukti melakukan pelanggaran hukum dalam Pilkades serentak tersebut, ” Tegas Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga.

Lebih lanjut Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga berharap kepada calon Kades yang ikut dalam kontestasi Pilkades serentak untuk tidak melakukan Money Politik, serta memberikan pengertian kepada para pendukungnya untuk membuat suasana kondusif di masing-masing desa.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Wihaji yang di dampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Agung Wisnu Barata mengatakan, bahwa Pilkades merupakan simbol demokrasi dari rakyat untuk rakyat sehingga harus dilaksanakan secara baik dan bermartabat.

“saya mengajak kepada para calon kades dan masyarakat untuk mensukseskan jalanya pelaksanaan pilkades serentak di 206 desa yang ada di Kabupaten Batang, ” ucap Bupati Batang Wihaji.

Ia juga mengatakan, bahwa Pemkab akan memberikan ‘Reward bagi pemerintah desa yang sukses melaksanakan Pilkades, dan tidak menggunakan money politik, ini teknis saja karena juga melihat kondisi keuangan daerah.

Reporter : Puji_L

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses