Pj Gubernur Akmal Malik Terima Kunjungan DPD IMM Kaltim

Kalimantan Timur557 Dilihat

BALIKPAPAN, medianasional.id – Usai bersilaturahmi dengan Bupati Gresik, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menerima kunjungan jajaran Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kaltim, Rabu 15 Mei 2024.

Pertemuan di private dinning room Hotel Royal Suite Balikpapan, dipimpin langsung Ketua Umum DPD IMM Kaltim Muhammad Idil, didampingi Sekretaris Umum Bagus Riskiyanto, Ketua Bidang Kader Andri Rifandi, Ketua Bidang Lingkungan Hidup Imam Muhiydin dan Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Ahmad Ro’id Zahir Syafiq.

Dikesempatan ini, Pj Gubernur Akmal Malik menegaskan keberadaan mahasiswa dan organisasinya sangat penting dan strategis mendukung Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan.pembangunan di daerah.

“Mahasiswa, ormas atau pun yayasan bersama-sama ikut Pemerintah menyelesaikan masalah di daerah,” katanya, membuka pertemuan.

Akmal pun mengungkapkan beberapa permasalahan krusial yang masih menjadi momok provinsi yang kaya sumber daya alam ini.

Diantaranya, fokus pemerintah daerah menangani masalah kesehatan, pangan/pertanian dan kemiskinan, termasuk pendidikan dan lingkungan.

“Korelasi kuat antara masalah kemiskinan dengan kesehatan yaitu stunting, masalah stunting. Dan Kaltim masih tinggi,” ujarnya.

Akmal sangat berharap mahasiswa dari DPD IMM Kaltim bisa ikut terlibat langsung dalam upaya penanganan dan pencegahan kasus stunting di Kaltim.

“Adik-adik mahasiswa IMM ambil bagian problem solving,” tegasnya.

Meski diakui Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, tidak sedikit orang skeptis akan kerja dan peran aktif mahasiswa di masyarakat.

“Tapi, bagi saya tidak. Saya yakin adik-adik mahasiswa punya sumber daya yang bisa diandalkan, termasuk ikut menyelesaikan masalah sosial seperti stunting,” ungkapnya.

Kedepan, Akmal optimis mahasiswa (DPD IMM) mampu menunjukkan perannya membantu Pemerintah menyelesaikan permasalahan di daerah.

“Tidak bisa pendampingan di tingkat provinsi atau wilayah kabupaten atau kota. Ya cukup kelurahan atau kampung, ya desa atau RT lah,” pintanya.

Terpenting dalam pencegahan stunting, menurut Akmal, sasarannya bukan anak-anak usia balita (anak diatas dua tahun), tapi ibu hamil dan remaja pra nikah.

“Kalau adik-adik IMM menjadi problem solving dan kolaborasi dengan Pemerintah, pahala dapat, legacy dapat, dan eksistensi mahasiswa juga tampak,” tandasnya, seraya meminta DPD IMM Kaltim juga peduli masalah lingkungan (tambang batu bara) yang menimbulkan korban jiwa.

Ketua Umum DPD IMM Kaltim Muhammad Idil sangat berterimakasih telah diterima dan diberi arahan Pj Gubernur agar IMM lebih eksis dalam pengabdian masyarakat.

“Insyaallah kami siap dukung dan berkolaborasi. Mohon kami diberi ruang untuk ikut terlibat menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan tujuan bertemu Pj Gubernur Akmal Malik, selain bersilaturahmi juga mengundang Pj Gubernur Kaltim untuk hadir membuka Musyawarah Daerah IMM Kaltim pada 28-30 Juni mendatang di Aula UMKT Samarinda.

“Insyaallah saya hadir membuka acara,” pungkas Akmal.

Tampak hadir Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Agus Sufian, pimpinan dan pejabat perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses