medianasional, NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan pendekatan edukatif yang unik dalam kunjungannya ke wilayah selatan Kabupaten Sumbawa. Bertempat di Masjid Jami Al-Ihsan, Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk, Gubernur mengajak anak-anak setempat untuk mencintai lingkungan dan berani bermimpi besar melalui kegiatan mendongeng interaktif, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela agenda peninjauan progres perbaikan ruas jalan strategis Lenangguar–Lunyuk. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, puluhan anak antusias menyimak kisah “Kiara Penjaga Hutan” yang dibawakan langsung oleh orang nomor satu di NTB tersebut.
Melalui dongeng tersebut, Gubernur memberikan pesan moral tentang pentingnya menjaga hutan Lunyuk dari ancaman penebangan liar. Ia menekankan bahwa kerusakan alam akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di masa depan.
“Kalau alam tidak dijaga, nanti rusak. Kalau rusak, yang merasakan dampaknya adalah kita semua,” ujar Gubernur Lalu Iqbal di hadapan anak-anak.
Ia juga mengenang masa awal kunjungannya ke Lunyuk pada tahun 1990-an yang saat itu masih asri dengan hutan lebat dan satwa liar. Selain hutan, ia berpesan agar ekosistem pesisir, termasuk perlindungan terhadap penyu dan kura-kura, tetap menjadi prioritas warga setempat.
Selain isu lingkungan, Gubernur juga membuka ruang dialog terkait masa depan pendidikan. Menjawab pertanyaan Naura Fadila, seorang siswi SMP IT Hamzanwadi Lunyuk mengenai kesetaraan sekolah negeri dan swasta, Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak membeda-bedakan status sekolah dalam memberikan layanan.
Menurutnya, program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta program revitalisasi sekolah menyasar seluruh anak di NTB guna memastikan mereka tumbuh sehat dan cerdas. “Negeri maupun swasta, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama. Yang penting anak-anak NTB bisa tumbuh sehat, cerdas, dan punya masa depan yang baik,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat desa, sebelum beranjak ke agenda di Desa Berdaya Padasuka, Gubernur secara simbolis menyerahkan bantuan sembilan ekor kambing kurban. Bantuan tersebut dialokasikan tujuh ekor untuk pemerintah desa dan dua ekor khusus untuk Masjid Jami Al-Ihsan.






