Peringati HUT RI ke 73, Desa Karangwidoro Gelar Syukuran dan Pengajian Akbar

Jawa Timur219 Dilihat
KH. Samsul Hadi Mafhud , SH saat memberikan tausiyah.

Malang, medianasional.id – Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menggelar acara pengajian akbar dan tasyakuran, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73. Menghadirkan KH. Samsul Hadi Mahfud, S.H pada Kamis malam, (30/08/2018).

Acara tersebut juga dihadiri rombongan kyai dari Karangploso. Acara terselengara atas kerja sama Karang Taruna “Wahana Karya” dan Pemerintah Desa Karangwidoro.

Dalam sambutannya KH. Samsul menyampaikan bahwa sebagai warga Indonesia yang baik kita diharuskan memperkokoh keimanan, memperbanyak sodakoh, menghormati kedua orangtua, dan saling toleransi antar umat beragama.

Eko Witono, Kepala Desa Karangwidoro saat memberikan sambutan.

Ketua panitia, Harmawan mengatakan, kegiatan syukuran HUT RI ke-73 dan pengajian digelar dengan mendatangkan KH. Samsul Hadi Mahfud, S.H.

Dirinya berharap, pengajian tersebut bisa meningkatkan akhlak yang baik kepada masyarakat.

“Dengan adanya syukuran dan pengajian ini, saya berharap mampu meningkatkan ke imanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meningkatkan ahklaqul karimah di masyarakat,” ucapnya.

Para tamu undangan dan rombongan kyai yang hadir dalam acara pengajian akbar.

Eko Witono, selaku Kepala Desa Karangwidoro saat dikonfirmasi pada Jumat, (31/08/2018) mengatakan, bahwa dirinya merasa bangga sekali, ada acara kegiatan syukuran HUT RI ke-73 ini, yang diisi dengan pengajian.

“Ini adalah betuk kegiatan yang sangat positif, kita sudah merdeka, untuk itu kita sebagai warga Negara Indonesia harus bisa mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik- baiknya, mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, pertahankan NKRI dan jauhi Radikalisme, aksi Terorisme,” terang Kepala Desa.

Maulidohkhasanah KH. Samsul Hadi Mahfud S.H juga mengingatkan agar selalu bersyukur akan nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita semua pada saat ini.

“Kita selaku penerus Bangsa yang tinggal menemukan enaknya marilah kita isi kemerdekaan ini dengan ha-hal yang positif. Umat Islam jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak benar. Sekarang banyak ajaran yang berkedok Islam akan tetapi tujuannya untuk menghancurkan Islam dari dalam, maka untuk warga NU khususnya warga NU di Desa Karangwidoro harus bersatu untuk menjaga NKRI tetap utuh,.” tutur KH. Samsul Hadi Mahfud, S.H.

Reporter : nrt

Editor : Sunarto

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses