Perhutani Kendal-PLN Sinergi Bangun SUTT 150 kV, Dorong Energi untuk Kawasan Industri Batang

Perhutani Kendal

KENDAL– medianasional.id- Perum Perhutani KPH Kendal bersama PT PLN (Persero) bersinergi dalam pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kilovolt (KV) Batang–Incomer guna mendorong pemenuhan kebutuhan energi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (14/4/2026).

Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama penebangan dan pemanfaatan kayu hasil tebangan pada area penggunaan kawasan hutan yang menjadi jalur pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Kantor Perhutani KPH Kendal, dipimpin langsung oleh Administratur/KKPH Kendal, serta dihadiri jajaran internal Perhutani dan perwakilan PT PLN (Persero) UIP JBT dari Bandung dan Semarang.

Administratur Perhutani KPH Kendal, Muhadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Jawa Tengah.

“Sinergi Perhutani dan PLN ini memiliki kontribusi besar dalam peningkatan energi dan menjadi bagian dari ekosistem kelistrikan kerakyatan,” ujar Muhadi.

Ia menambahkan, pembangunan SUTT tersebut akan menjamin keandalan pasokan listrik bagi operasional industri di Kawasan Industri Terpadu Batang serta memberikan nilai tambah bagi kedua BUMN.

“Perhutani memiliki sumber daya kawasan hutan yang dapat dikelola dan dikembangkan, termasuk sebagai hutan tanaman energi untuk mendukung kebutuhan listrik nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP JBT Bandung, Ferdyan Hijrah Kusuma, mengatakan kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat dan industri.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya PLN hadir di tengah masyarakat, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060,” ungkap Ferdyan.

Ia berharap sinergi antara Perhutani dan PLN dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat serta penerapan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) demi pembangunan berkelanjutan.

“Semoga program ini akan terus ditingkatkan guna mendukung program pemberdayaan lingkungan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG). PLN EPI akan terus mendukung program transisi energy demi pembangunan berkelanjutan,” pungkas Ferdyan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses