
Pasuruan, medianasional.id – Jalan Kabupaten yang menghubungkan jalan Winongan dan Gading saat ini sudah mulai di kerjakan oleh pihak perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Winongan, ini adalah merupakan bentuk rasa tanggung jawab dari pihak perusahaan, Senin (29/07/2019).
Dalam pelaksanaan perbaikan jalan ini adalah merupakan salah satu bentuk dari pertanggung jawaban pihak perusahaan yang mana beberapa hari yang lalu warga Desa Winongan Lor dan Winongan Kidul sempat mengadakan aksi turun jalan, dalam aksinya kedua Warga Desa tersebut telah menuntut kepada pihak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan jalan yang rusak. Seandainya hal ini masih belum ada tanggapan dari pihak perusahaan, maka warga pada hari ini akan melakukan aksinya kembali.

Namun hal ini telah ditanggapi dan direspon oleh pihak perusahaan untuk memenuhi permintaan kedua warga desa tersebut, dan pihak perusahaan pun hari ini, Senin 29/07/2019 sudah melaksanakan dan melakukan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter.
Ini adalah merupakan bentuk komitmen dari perusahaan, yang ada di wilayah kecamatan Winongan untuk melakukan perbaikan jalan yang sesuai dengan harapan dan permintaan warga masyarakat Winongan.
Menurut salah satu Aktivis Pemerhati Masyarakat, Syaifudin yang biasa di panggil sehariannya Mas Brow, saat di temui awak medianasional, id, menjelaskan bahwa “Rencana aksi damai yang akan di gelar hari ini oleh Warga Desa Winongan Lor dan warga Desa Winongan kidul tidak jadi dilaksanakan untuk melakukan penutupan jalan, karena sudah ada pelaksanaan perbaikan jalan yang sudah di realisasi oleh perusahaan” tandasnya.
Masih kata Syaifudin, dalam penyampaiannya dirinya merasa heran kenapa dari pihak Pemerintahan atau Pemda, kenapa tidak bisa menganggarkan jalan tersebut, padahal anggaran dalam pelaksanan perbaikan jalan yang di lakukan pihak perusahaan hanya menghabisakan dana Rp.71.500.000 (tujuh puluh satu juta lima ratus ribu rupiah), sepanjang 500 meter.
Syaifudin pun tidak tahu menahu terkait anggaran yang di pergunakan saat ini dari pemda atau dari perusaahan, Ia pun juga mengatakan, seandainya ada oknum-oknum pejabat pemerintah daerah yang doyan korupsi atau punglipun dirinya ndak ngurus (tidak peduli), asalkan perawatan terhadap jalan yang rusak dilakukan, sehingga tidak timbul dampak buruk semisal kecelakaan terjadi terhadap masyarakat pengguna jalan.
Reporter : Joko
Editor : Sunarto






