Pemprov Jabar Salurkan Bantuan untuk 207 KK Desa Eretan Wetan yang terdampak Banjir Rob

Indramayu1376 Dilihat

Indramayu, Medianasional.id – Banjir Rob di desa Eretan Wetan diupayakan ada titik terang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggelontorkan bantuan dana relokasi per Kepala Keluarga Rp 10 juta yang menempati bantaran sungai Eretan Wetan.

Tindak lanjut relokasi ini bagian penting dari rencana pengerukan untuk normalisasi sungai dan pembangunan tanggul guna mengatasi langganan banjir rob yang sudah bertahun-tahun menghantui warga Eretan Wetan. Kondisi warga Eretan Wetan ini semakin mengkhawatirkan kondisinya karena rendaman air rob rawan dengan terjangkit penyakit karena debit air yang tidak bisa tertampung.

Sungai ini sebentar lagi akan dinormalisasi oleh(Balai Besar Wilayah Sungai)BWWS saat meninjau di kantor kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025).

Dedi menerangkan,sungai ini tidak dapat dinormalisasi kan kalau rumah_rumah warga tidak direlokasikan guna membangun tembok laut agar proyek pengendalian banjir dapat berjalan tanpa hambatan.

Data sementara mencatat 207 Kepala Keluarga akan menerima bantuan 10 juta rupiah diperuntukan untuk kebutuhan sewa rumah atau tempat tinggal sementara selama proses pembongkaran dan pembangunan berlangsung.

Tak hanya relokasi sementara,Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan rencana jangka panjang,Dedi meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu segera menyiapkan lahan untuk pembangunan kampung nelayan sebagai hunian pengganti warga yang terdampak.

“Biar sungainya mengalir, rakyatnya tidak bikin khawatir, hal itu menyedihkan nanti kita bangun kampung nelayan yang bersih”, ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengingatkan agar bantuan relokasi digunakan sesuai peruntukan, ia menekankan dana itu bukan untuk konsumsi, melainkan untuk mendukung proses pindah dan persiapan tempat tinggal yang lebih aman.

“Kalau sekarang tinggal di rumah anak atau saudara yang penting tidak kebanjiran, ya uang Rp 10 juta berarti nasib baik, bisa dipakai buat persiapan bangun rumah”, tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses