Jakarta, Medianasional.id-Pemerintah mengerti akan pentingnya peran Partai Politik sebagai pilar demokrasi yang diharapakan berperan aktif dalam suksesnya Pemilu serentak 2024. Untuk itu, Dinas Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Pemrov DKI Jakarta kembali mengundang semua Parpol dalam upaya sosialisasi Pemilu dengan tema, Kapasitas Organisasi dan Manejemen Partai Politik, yang dilaksanakan pada hari Senin-Rabu, 6-8 Desember 2022 di Lido Lake Resort Sukabumi.
Dalam sambutanya, Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, Taufan Bakri kembali mengingatkan peran penting Parpol dalam suksesnya Pemilu serentak tahun 2024.
“Saya minta kepada teman-teman semua untuk berperan aktif membantu pemerintah menyukseskan Pemilu serentak dengan menjankan fungsi strategis partai dalam konstitusi, dan peran Partai Politik dalam demokrasi,” kata Taufan Bakri.
Lebih lanjut ia juga menginformasikan, jika pada tahun 2024 nanti, akan ada 90 ribu pemilih baru yang dapat digarap. Sangat disayangkan generasii muda sekarang terlihat apatis pada partai, dan mereka lebih membanggakan budaya asing.
“Ada perasaan pesimisme anak muda terhadap partai sekarang ini. Dan saya perhatikan, mereka terbawa arus oleh intervensi budaya asing, budaya serta kearifan lokal akan tergerus budaya asing jika kita tidak bertindak. Masa depan mereka harus kita bawa bersama-sama untuk bangun negeri ini,” terang Toufan.
Ia juga mingingatkan betapa kegidupan demokrasi berjalan baik di Jakarta.
“Bukan sekali dua kali, tapi lima kali berturut-turut kita menerima penghargaan sebagai Provinsi terdemokrasi. Jadi, meskipun ini tahun politik, Jakarta hidup dalam dunia demokrasi, tidak perlu ribut-ribut dan gontok-gontokan antar partai pun antar pendukung,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Toufan juga mengingatkan pada 30 persen keberadaan perempuan dipengurusan partai. “Ini penting, karena perempuan lebih tahu soal ekonomi serta kebutuhanya. Keberadaan perempuan di DPR akan bisa mewakili menyuarakan kepentingan para perempuan itu sendiri,” pungkasnya.
Untuk menyokong serta mempertajam tujuan, kegiatan juga diisi oleh para narasumber dari Bawaslu, Mendagri, KPU, dan Lingkar Madani Indonesia.
Sebagai Narasumber dari Bawaslu DKIJakarta, Beni Sabdo dengan materi, Pengawasan Partisipatif Pemilu Serentak 2024 yang memaparkan terkait, stakeholder Pemilu, tujuan pengawasan partisipatif Pemilu, difinisi pengawasan, strategi pengawasan, peran serta masyarakat, dan pelanggaran.
Semetara itu, narasumber dari KPU DKI Jakarta, Marlina mempresentasikan tahapan-tahapan Pemilu 2024.
Adapun narasumber dari Kemendgari, yang diwakili oleh Kasubdit Fasilitasi Kelembagaan Partai Politik, Dedi Taryadi, SH, M.Si. yang mengedukasi peserta dengan materi, Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Partai Politik. Dalam paparannya Dedi Taryadi menjelaskan peran strategis Parpol dalam konstitusi, fungsi strategis Parpol, peran Parpol dalam demokrasi Indonesia, tujuan Parpol, penguatan kapasitas Parpol, penguatan manejemen Parpol, landasan hukum pelaksanaan bantuan keuangan kepada Parpol, sumber keuangan Parpol, tujuan pemberian bantuan keuangan kepada Parpol, dan penggunaan bantuan keuangan Parpol.
Sedangkan Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia (Lima Indonesia), Ray Rangkuti memberi pencerahan terkait, Penguatan Kelembagaan Partai Politik Dalam Pembangunan Demokrasi Yang Berkualitas.
Selanjutnya, Ray Rangkuti memberi pencerahan tentang aktor demokrasi, Parpol demokrasi, Parpol demokratis, fungsi Parpol di negara demokrasi, serta fungsi dan tujuan Parpol dalam UU Parpol. (Rap Turnips)






