Pati, Medianasional.id – Proyek Pembangunan Talud Jalan Desa Mantingan Tengah, Kecamatan Jakenan, kabupaten Pati, Jawa Tengah diduga tidak sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB), mutu dan kualitasnya diragukan sehingga pekerjaan talud diduga tidak akan bertahan lama.
Namun nampak di sebelah proyek tersebut ada baliho besar, bertuliskan Terima kasih Mas Endro. Diketahui proyek ini dibangun dengan aspirasi Anggota DPRD Jateng Fraksi PDI Perjuangan H. Endro Dwi Cahyono. Kegiatan pembangunan Talud Jalan yang berlokasi RT 01/RW 02 Desa Mantingan Tengah dengan pagu anggaran Rp 200.000.000, berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah.
Pantauan medianasional.id di lapangan, Selasa ( 31/5/22), pembangunan Talud Jalan tersebut disinyalir asal-asalan sebab labur semen yang kurang dan tidak sesuai dengan juknis.
Dari keterangan warga yang melintas bernama Sarji, mungkin labur minim semen dan material lainnya banyak yang dikurangi sehingga kualitas Talud jalan tersebut tidak akan bertahan lama.
“Jadi semakin kuat dugaan kami adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam mengerjakan di Desa Mantingan Tengah”, ungkapnya.
“Ini tidak bisa bertahan lama dan labur aja tidak merata”, ucapnya.
Kepala Desa Mantingantengah, saat dikonfirmasi mengatakan pembangunan itu belum difinishing dan belum selesai.
“Itu yang mengerjakan rekanan. Bukan pemerintah Desa yang mengerjakan”, terangnya.
Sambungnya, “rekanan yang mengerjakan proyek tersebut namanya Sidi Desa Dukuhmulyo. Kalau pembangunan itu saya tidak tahu apa- apa, tapi dana masuk ke rekening Desa”, tegasnya.
Salah satu tukang, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan proyek ini dikerjakan oleh Aan. Ketika Aan dihubungi awak media via Whatsapp mengatakan pembangunan itu sudah sesuai. (theo)






