Pati, medianasional.id – Masih ingatkah pembanguan talud di Desa Mantingantengah dengan pagu anggaran Rp 200.000.000 yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2022. Berita dengan judul “Pembangunan Talud Desa Mantingantengah Diduga Tidak Sesuai Spek” yang diterbitkan pada 8 Juni 2022 oleh medianasional.id.
Padahal proyek tersebut baru 2 bulan dibangunan namun sudah mengalami retak dan menggumpal di bagian atas talud. Dari pantauan medianasional.id pembangunan talud jalan tersebut sudah rusak di beberapa titik seperti plesteran sudah menggumpal, rusak, dan retak.
Dilihat dari gumpalan talud bagian atas, diduga disebabkan pemakaian semen dalam labur kurang, sehingga mudah menggumpal dan retak.
Dari pertama pembangunan talud jalan tersebut tidak ada galiannya, batu pasang langsung diletakan di permukaan tanah dan dalam peletakan batu pasang tidak ada laburnya.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “kami tidak tahu juga ya kalau spesifikasi, gambar, dan RAB pembangunan talud tidak ada galiannya, langsung diletakan di atas tanah dan beberapa titik tidak ada laburnya,” katanya.
“Namanya talud itu kan sama seperti pondasi rumah, kalau pondasi atau talud jalan tidak digali, kekuatannya pondasi itu bagaimana? dipastikan akan ambruk,” tambahnya.
“Pembangunan talud jalan tersebut kalau tidak sesuai RAB, gambar dan spesifikasi, itu harus dibongkar total dan setelah itu baru dibangun sesuai dengan RAB, Gambar dan spesifikasi”, imbuhnya
“Kami mohon pihak inspektorat, BPKP Provinsi Jawa Tengah datang meninjau langsung di lokasi pembangunan talud jalan di Desa Mantingan Tengah kecamatan Jakenan kabupaten Pati”, tegasnya. (theo)






