
Pati, Medianasional.id--Proyek pengaspalan jalan desa Jetak, Kecamatan Pucakwangi, kabupaten Pati, Jawa Tengah diduga tidak sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB), mutu dan kualitasnya diragukan sehingga pekerjaan aspal diduga tidak akan bertahan lama.
Kegiatan Pengaspalan Jalan yang berlokasi RT 03/RW 01 dengan pagu anggaran Rp 200.000.000, berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah.
Pantauan media di lapanganSenin (18/4/22), pengerjaan pengaspalan tersebut dari bantuan keuangan provinsi Jawa Tengah diposkan khusus pengaspalan jalan dengan anggaran tersebut disinyalir dalam pengerjaan asal-asalan sebab campuran aspal yang kurang dan tidak sesuai dengan juknis lapis penetralisasi (lapen).
Dari keterangan masyarakat Desa Jetak, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, mungkin aspal yang sangat tipis dan material lainya banyak yang dikurangi sehingga kualitas jalan tersebut tidak akan bertahan lama.
“Jadi semakin kuat dugaan kami adanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam mengerjakan di Desa kami”, ungkapnya.
“Ini tidak bisa bertahan lama dan lapisan dasarnya aja tidak merata”, ucapnya.

Pantauan media , Rabu (20/4/22) pembangunan belum ada satu minggu selesai dikerjakan, aspal sudah ditumbuhi rumput dan sebagian sudah berlubang.
Kepala Desa saat ditemui media di kantornya, Muhamad Judhi mengatakan itu yang mengerjakan rekanan. Bukan pemerintah Desa yang mengerjakan.
Sambungnya rekanan yang mengerjakan aspal Bayan Desa Ngepung, Gyanto.
“Kalau pembangunan sumber dana dari Dana Desa, saya pastikan baik”, tegasnya. (theo)






