Peduli Kepramukaan, WBP Lapas Batang Jadi Pengibar Bendera

Batang406 Dilihat


Batang, medianasional.id
Hari Pramuka Ke-61 menjadi peringatan paling istimewa bagi ketiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Batang. Pasalnya, sebagai wujud kepedulian terhadap kegiatan kepramukaan, mereka menunjukkan partisipasinya sebagai pengibar bendera di hadapan 700 peserta upacara.

Para WBP tersebut yakni Nur Indiyas, Dwi Nurudin dan Andi Nur Hidayat.
Salah satu WBP, Andi Nur Hidayat 26 tahun mengatakan, persiapan yang dilakukan cukup singkat yakni dalam sehari hingga hari H pengibaran bendera.

“Sabtu kami baru dikasih tahu, Minggu latihan dan hari ini langsung tampil. Latihan kami maksimalkan karena sebelumnya sudah punya kompetensi dasar sebagai Tim Pengibar Bendera saat di sekolah dulu, apalagi tiap upacara Senin pagi di Lapas selalu jadi pengibar bendera,” katanya, usai mengibarkan bendera, Peringatan Hari Pramuka Ke-61, di Lapangan Dracik Kampus, Proyonanggan, Kabupaten Batang, Senin (15/8/2022).

Bagi ketiga WBP tersebut, merupakan kesempatan yang sangat langka dapat berpartisipasi dalam pengibaran bendera di hadapan banyak orang.

“Sempat merasa sedikit tegang karena dilihat banyak peserta upacara. Tapi perasaan itu bisa dikendalikan karena tiap selama di Lapas sudah terlatih,” ungkapnya.

Ia pun mengucapkan syukur karena meskipun narapidana, namun keberadaan dan kiprahnya masih diterima masyarakat.

“Saya sudah 1 tahun berada di dalam Lapas dan menurut aturan akan bebas akhir Desember 2022,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Rindra Wardhana mengatakan, pembinaan selalu diberikan kepada WBP, salah satunya melalui kegiatan kepramukaan untuk membentuk karakter kepribadian yang lebih kuat. Apalagi saat masa peralihan dari pandemi ke endemi.

“Mental mereka, kami siapkan agar mampu beradaptasi ketika tiba waktunya kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Momentum ini sangat tepat, jika mereka menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

“Tiap Senin mereka sudah biasa melaksanakan pengibaran bendera. Jadi gayung bersambut dengan program Kwartir Ranting Batang yang menggelar peringatan Hari Pramuka,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Batang Luksono Pramudito mengapresiasi keikutsertaan WBP dalam pengibaran bendera Hari Pramuka.

“Inilah dinamika kehidupan, tidak berarti WBP itu selalu identik dengan hal negatif. Tapi nyatanya ketiga WBP itu termasuk yang berkarakter karena dipupuk sejak dalam Lapas, sehingga bisa menunjukkan kiprahnya dalam memperingati Hari Pramuka dengan bertindak sebagai pengibar bendera,” ujar dia. *

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses