Pagi Mencekam di Dukuhturi, Gedung Badminton Ambruk Timpa Rumah dan Dua Anak

Brebes, Jawa Tengah1248 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Suasana pagi di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mendadak mencekam. Sebuah gedung badminton Hogwan roboh secara tiba-tiba pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Bangunan yang berada di wilayah RT 005/RW 003 tersebut ambruk dan material reruntuhannya menimpa tiga unit rumah di bagian depan. Tak hanya itu, dua anak yang berada di sekitar lokasi juga tertimpa material bangunan hingga meninggal dunia.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga panik. Suara dentuman keras akibat robohnya bangunan terdengar oleh warga yang sedang beristirahat di rumah.

Muhammad Irwanto dan Muhammad Lutfi Faozi yang menjadi saksi kemudian keluar rumah untuk memastikan sumber suara. Saat tiba di sekitar lokasi, keduanya mendapati gedung badminton Hogwan telah roboh.

Warga yang berdatangan langsung berupaya memeriksa kondisi di sekitar bangunan. Dalam proses tersebut, warga menemukan dua anak berada di bawah material reruntuhan.

Saksi kemudian menghubungi Kepala Desa Dukuhturi, Achmad Efendi, untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian tersebut. Laporan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Bumiayu sekitar pukul 06.00 WIB.

Dua korban diketahui merupakan anak warga setempat. Mereka yakni Kinarian Yusfina Arfadhia, 7 tahun, seorang pelajar, dan Kinara Nafasya Jeslyn, 4 tahun, yang belum bersekolah.

Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi kejadian. Kedua korban selanjutnya dibawa ke RSUD Bumiayu.

Selain menimbulkan korban jiwa, robohnya gedung badminton tersebut juga menyebabkan tiga unit rumah di bagian depan gedung terdampak material reruntuhan. Kerugian materi sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Polsek Bumiayu telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi dan mengecek lokasi kejadian, mendata serta meminta keterangan para saksi, dan mengevakuasi korban ke RSUD Bumiayu.

Hingga kini, penyebab robohnya gedung badminton Hogwan belum diketahui secara pasti. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kondisi bangunan dan faktor yang menyebabkan gedung tersebut tiba-tiba ambruk.

Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga Desa Dukuhturi. Warga berharap pemeriksaan terhadap bangunan dan lokasi kejadian dapat dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti robohnya gedung serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses