Perdebatan tentang apakah para Habaib Ba’alawi merupakan dzuriyah Nabi Muhammad SAW atau bukan, telah melibatkan tokoh-tokoh besar di semua level, bahkan perdebatan tersebut sudah mendekati apa yang disebut dengan Jidal (debat ngotot sembari emosi ngarah benere dhewek).
Perdebatan ini semakin hari semakin seru, karena masing-masing fihak berada pada titik yang sama namun pada kutub yang berbeda, yakni sama-sama berpotensi mendapatkan keuntungan duniawi dan sama-sama memiliki praduga akan membawa keberuntungan ukhrowi
Perdebatan yang sangat membosankan ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, karena sekalipun orang nomor satu di PBNU berbicarapun, perdebatan ini sama sekali tidak mereda
Kalau orang sekaliber Rais ‘Am Syuriah PBNU aja nggak ngaruh, lalu tokoh siapa lagi yang bisa bikin semua orang mau mengangguk …???
Akankah perdebatan ini berakhir oleh fatwa IMAM MAHDI…?, Sudah saatnyakah IMAM MAHDI hadir…?
Mari….
Masing-masing tarik kendali diri
Stop Jidal
Ada hal yang jauh lebih urgent untuk dicarikan cara bagaimana agar semua orang yang mengaku dirinya beragama Islam mau dan mampu melaksanakan rukun-rukun Islam dengan baik dan benar…ini saya kira jauh lebih penting…
Dan juga tak kalah penting dari itu adalah membuat masyarakat Islam benar-benar meyaqini 6 rukun Iman dengan segala konsekwensinya….
Kebahagiaan Dunia ini penting, kawan….
Tapi jangan demi itu, Kebahagiaan Akhirat dikorbankan..!!!




