Opini : Pendidikan dan Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

Artikel407 Dilihat

Pendidikan dan Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Imam Subqi (Dosen di IAIN Salatiga)

Sejak pandemi covid-19 di tahun 2020 yang menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia, terus dilakukan dengan berbagai cara untuk mengatasi mulai dari protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah sampai dengan membangun kesadaran untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat terjadinya penularan covid-19, dan kampanye vaksinasi yang terus digalakkan baik pemerintah pusat maupun daerah dan bahkan sampai pemerintah level Desa.

Adapun kondisi siap dan tidak siap adalah realita yang ada didepan kita dalam menghadapi situasi pandemi dari berbagai sudut pandang dengan latar belakang kita masing-masing, satu hal yang terus kita lakukan adalah tetap bertahan di tengah pandemi covid-19 untuk keluar dari segala ketidakberdayaan. Dibutuhkan sinergitas yang maksimal dalam melawan laju perkembangan covid-19 antara pemerintah dan masyarakat.

Pentingnya Ketahanan Individu saat Pandemi Covid-19

Penguatan dan motivasi diri adalah energi besar untuk selalu bisa menjawab segala sesuatu, dibalik dampak langsung maupun tidak langsung memerlukan pertolongan dan penguatan masyarakat kita bisa melewati masa-masa paling sulit. Ketahanan masyarakat harus dimulai dari ketahanan individu yang dikuatkan dengan ketahanan keluarga dan disinergikan dengan ketahanan masyarakat sehingga akan mendapatkan ketahanan bangsa dalam menjawab persoalan pandemi sehingga persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa terjawab berangkat dari yang paling kecil hingga besar.

Ketahanan individu pada dasarnya merupakan kondisi seseorang yang memiliki ketangguhan dan kemampuan dalam mengembangkan kekuatan diri untuk menghadapi segala ancaman dari luar dirinya baik yang membahayakan identitas, integritas atau eksistensi diri. Oleh karenanya jika ketahanan individu tersebut telah terbangun untuk bisa menghadapi persoalan-persoalan walaupun di saat pandemi sedang berlangsung.

Ketahanan individu juga harus mampu ditopang dengan ketahanan keluarga dimana masalah-masalah keluarga akan mampu diselesaikan dengan perencanaan yang matang dalam keluarga baik fisik maupun non fisik dengan mengacu delapan fungsi yaitu fungsi Agama, sosial, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi pendidikan, ekonomi dan lingkungan.

Dibutuhkan upaya-upaya yang positif dalam menciptakan ketahanan hidup individu yang baik. Salah satu wujud konkretnya ialah menciptakan rasa aman dalam dirinya. Dengan menaati protokol kesehatan sebagai upaya untuk menangkal serangan dari virus covid-19. Ini menjadi pendekatan yang rasional untuk memberlakukan ketahanan individu dalam diri setiap orang.

Ketahanan Keluarga, Pendidikan dan Kesadaran

Ketahanan keluarga harus dikuatkan dengan ketahanan masyarakat yang kuat, sebab manusia selain sebagai makhluk individu juga makhluk sosial yang tidak bisa meninggalkan komunitas maupun kelompok-kelompok sosial. Ketahanan masyarakat bisa dibangun selain individu dan keluarga juga kemampuan mengembangkan diri di masyarakat untuk bisa hidup damai, saling menghargai, menghormati antar sesama terciptanya kehidupan yang harmonis, sejahtera serta kebahagiaan lahir dan batin dalam masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas tiga tahapan dari ketahanan individu, keluarga dan masyarakat jika berhasil dilakukan akan mampu menopang ketahanan bangsa Indonesia dalam melawan segala ancaman baik pandemi covid-19 maupun persoalan-persoalan lain yang mengancam Indonesia.  Peran penting pendidikan formal, informal dan nonformal akan mampu membantu dalam mewujudkan ketahanan individu, keluarga dan masyarakat serta bangsa.

Perlunya ketahanan keluarga dan masyarakat menjadi upaya yang besar untuk progres di masa pandemi covid-19 ini. Masyarakat Indonesia perlu membangun kesadaran bersama agar memiliki tiga ketahanan tersebut. Memberikan kesadaran akan hal tersebut sama saja memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk tetap bertahan melawanan ancaman covid-19, baik dari sisi individu dan sosial.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses