ODGJ Diduga Korban Aniaya, Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi 

Lampung Selatan533 Dilihat

Lampung Selatan, Medianasional.id – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diduga teraniaya ditemukan di saluran irigasi dalam kondisi tidak bernyawa oleh petani yang sedang mengairi sawah warga Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Senin (25/07/2022).

Warga yang bernama Merizal (48) ketika sedang mengecek saluran air irigasi untuk mengairi sawah terkejut melihat korban tanpa identitas tergeletak di saluran air irigasi RT 06 RW 03 Desa Taman Baru.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu terlihat ada luka lebam di wajah, luka di bagian kepala, paha, kaki dan pada bagian perut.

Berdasarkan informasi di lapangan, sesosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Merizal (48) warga yang hendak memeriksa saluran air sekira pukul 06:00 Wib.

“Saya dari sawah sana mau meriksa saluran air. Baru jalan tiga meter, saya kaget lihat ada mayat. Trus, saya panggil Erwin dan Burba. Udah itu saya tinggalin, takut lihatnya,” ujar Merizal.

Terlihat juga bercak darah di sepanjang saluran irigasi tersebut.

“Itu bekas darahnya, lihat saja dari jalan aspal, ada celana juga itu,” lanjutnya.

Pada bagian perut mayat terdapat luka yang diduga bekas tusukan senjata tajam.

“Lihat perutnya itu, ada luka. Kayaknya kena tusuk, ususnya keliatan,” kata warga lain nya.

Salah satu pedangang bakso yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa korban sempat membeli baksonya membayar dengan uang Lima ribu rupiah berapa hari sebelumnya di pertigaan jalan Trans Sumatera.

Sementara, Kades Taman Baru Azhari memastikan kalau sosok mayat itu bukan warga desanya.

“Benar, bukan warga kami. Kita juga nggak bisa mastiin penyebabnya karena nggak ada saksi,” kata dia

Kapolsek Penengahan dan anggota setelah menerima informasi langsung menuju lokasi penemuan mayat untuk melakukan penyelidikan dan membawa jenazah ke RS Bob Bazar Kalianda untuk keperluan autopsi. (Amin Padri)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses