KENDAL – medianasional.id- Kisruh antara NU dan Muhammadiyah di Kendal akhirnya menemui titik damai. Kedua ormas Islam terbesar di Indonesia itu sepakat berdamai dan saling memaafkan dalam pertemuan yang digelar di Gedung Aswaja NU Kendal, Senin (1/7/2025).
PD Muhammadiyah Kendal menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada PCNU Kendal atas pernyataan Dr H Tafsir dan Suhadi yang dinilai menyinggung amaliyah NU.
Tafsir menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud melecehkan amaliyah tahlil dan ziarah kubur, dan bahkan mengaku sering melakukan amalan tersebut.
“Saya mohon maaf jika pernyataan saya dianggap menyinggung,” ujar Tafsir.
Ia juga berterima kasih kepada NU karena tetap menjaga tradisi dan kultur Islam Nusantara.
Sementara itu, Suhadi menyatakan pernyataannya soal hibah Rp 1 miliar dan Rp 8 miliar tidak bermaksud menyindir NU.
“Saya mohon maaf, tidak ada niat menyinggung,” kata Suhadi dalam forum tersebut.
Ketua PCNU Kendal, KH Muhammad Mustamsikin, secara terbuka menerima permintaan maaf dari Muhammadiyah. Namun, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berbicara di ruang publik.
“Jangan sampai niat baik malah menimbulkan tafsir berbeda,” pesannya.
PCNU Kendal juga menyampaikan usulan agar Suhadi dicopot dari jabatan Direktur RSI Kendal. “Kalau perlu, pulangkan saja ke Kediri supaya tidak membuat gaduh umat,” tegas KH Mustamsikin.
Dr H Tafsir menyatakan bahwa usulan pencopotan akan diproses melalui mekanisme organisasi. Muhammadiyah juga berjanji akan menyampaikan permintaan maaf resmi secara tertulis kepada NU Kendal.
Keputusan terkait jabatan Suhadi akan diumumkan setelah evaluasi internal organisasi.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi hubungan NU dan Muhammadiyah di Kendal yang lebih harmonis. Kedua ormas Islam terbesar di Indonesia itu sepakat untuk saling menghormati dan memaafkan, serta berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan.
Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa dialog dan komunikasi yang baik dapat menyelesaikan konflik dan memulihkan hubungan.
Dalam beberapa waktu ke depan, diharapkan NU dan Muhammadiyah di Kendal dapat terus bekerja sama dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan keagamaan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat Kendal yang lebih harmonis dan sejahtera.(*)





