
Batang, medianasional.id
Jelang malam pergantian tahun di kabupaten Batang sempat diguyur hujan yang lumayan deras, namun suasana tersebut tidak mengurangi antusias masyarakat yang ingin menyaksikan malam pergantian tahun di Alun-alun Batang.
Tradisi masyarakat hampir di semua pelosok negeri bahkan hampir di semua penjuru belahan dunia pada malam penghujung tahun di tandai dengan dentuman suara kembang api.
Namun berbeda dengan Kabupaten Batang, malam pergantian tahun justru di gunakan sebagai Launching program kegiatan Bupati dan wakil bupati babak baru di tahun 2019.
Bupati Batang Wihaji melauching Ngobrol Bebas Karo Bupati dan Wakil Bupati Suyono.
Di sela – sela pagelaran Wayang kulit yang berlangsung di Alun – alun Batang dengan mengambil lakon Pandowo Bangun Projo di komandani dalang Ki Bayu Aji bintang tamu Sinden Kondang Agnez Sarfozo dari Hongaria dan Joleno dari Solo. Senin, 31 /12 /2018.
Bupati Batang Wihaji melaunchingkan program terobosan baru tahun 2019 sebelum pagelaran wayang kulit di laksanakan, program terbaru “Ngombe Kopi” diambil dari singkatan Ngomong Bebas Karo Bupati dan Wakil Bupati.
“Ngombe Kopi ini adalah Ngudo Roso jilid dua, hampir sama tapi akan kita kemas dengan sangat berbeda karena nanti akan dibuat tematik, dengan narasumber dan hiburan yang berbeda,” jelas Bupati Wihaji.
Beda dengan Ngudoroso, program Ngombe Kopi akan dilaksanakan kunjungan kerja dalam kurun waktu setahun di 32 lokasi.
” Dalam kegiatan Ngudoroso kemarin yang resmi dilakukan hanya satu desa di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Batang, Program kegiatan Ngombe Kopi kita akan melakukan kunjungan di 32 Desa kurun waktu tahun 2019,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut Wihaji mengatakan, Dalam kegiatan Ngombe Kopi tersebut nantinya masyarakat bebas tapi sopan dalam menyampaikan unek – unek baik kritik, maupun saran terhadap pemerintah kabupaten Batang.
Reporter : Puji_Leksono






