Mobil Rombongan Wisatawan Terjun ke Jurang, Dua Meninggal Dunia

Lampung Selatan219 Dilihat

Bakauheni, Medianasional.id- Mobil rombongan wisatawan asal Tegineneng hendak menuju ke wisata minang rua mengalami kecelakaan di desa Kelawi kecamatan bakauheni kabupaten Lampung Selatan. Selasa (01/06/2021).

Kronologis terjadinya kecelakaan sekitar pukul 11.40 WIB, mobil yang bernopol BE 1483 RX tersebut diduga mengalami rem blong lepas kendali lalu terjun ke jurang. Saat ini diketahui korban ada lima orang, dua orang luka berat satu orang luka ringan dan dua diantaranya meninggal dunia.

Menurut keterangan salah satu korban yang bernama Anisa (21) kepada awak media, Ia menuju wisata minang rua bersama kedua orang tuanya, kakak dan satu diantaranya rekan kakaknya dari Waykanan.

Sebelum terjadinya kecelakan Anisa menjelaskan bahwa dari pihak pengurus pantai minang rua sudah menghimbau dan memberikan arahan yang akan menuju ke pantai tersebut jalannya turunan tajam.

Saat media ini konfirmasi, kepala Desa Kelawi, membenarkan bahwa adanya kecelakaan tunggal di jalan menuju pantai minang rua. Bahtiar Ibrahim sebagai kepala desa kelawi menghimbau kepada pengunjung agar hati hati karena untuk menuju pantai jalannya sangat terjal atau turunan hingga tikungan tajam.

“Untuk ke depannya bagi pengunjung wisatawan yang menggunakan kendaraan roda 4 agar saling komunikasi atau konfirmasi dengan pengurus pantai supaya kendaraan pengunjung bisa diarahkan ke bawah menuju pantai melalui sopir dari pihak pengurus pantai,” tegasnya

Diketahui data data nama korban kecelakaan diantaranya :

1. Supriyono laki laki umur 58 tahun, alamat : Tegineneng. Meninggal dunia di puskesmas bakauheni Lampung Selatan.

2. Komariah perempuan umur 55 tahun, alamat : Tegineneng. Meninggal dunia di RSUD bob bazar kalianda

3. Anisa R perempuan umur 21 tahun, alamat : Tegineneng. (luka berat )

4. Ira perempuan umur 24 tahun, alamat : Tegineneng keterangan : (luka ringan)

5. Endang perempuan umur 24 tahun, alamat : waykanan. keterangan : (luka berat)

Untuk saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. (Amin Padri)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses