Merti Dusun Tri Manunggal Jaten-Manukan-Kunden Digelar, Wakil Bupati Bantul Berpesan Jaga Kerukunan Kekompakan dan Gotongroyong 

BANTUL, medianasional.id – Tradisi Merti Dusun Tri Manunggal yang meliputi Pedukuhan Jaten, Manukan, dan Kunden kembali digelar di Pedukuhan Kunden, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Jumat (14/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan umbul doa dan ziarah makam di tiga pedukuhan, kemudian dilanjutkan Mujahadah dan Pengajian, kirab budaya dan gelar kenduri. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan tradisi dan budaya masyarakat.

Kirab budaya dihadiri Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta, Panewu Pajangan Anjar Arintaka Putra, anggota DPRD Bantul Sapto Sarosa, Lurah Sendangsari Durori, serta masyarakat dari tiga pedukuhan.

Merti Dusun Tri Manunggal merupakan tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun dan pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di Pedukuhan Jaten, Manukan, dan Kunden. Tahun ini, Pedukuhan Kunden mendapat giliran menjadi tuan rumah.

Lurah Sendangsari Durori menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, rangkaian Merti Dusun telah dimulai sejak Kamis (13/8/2026) dengan agenda ziarah makam di tiga pedukuhan, dilanjutkan mujahadah dan pengajian.

“Jumat ini dilaksanakan kirab budaya dan gelar kenduri. Sabtu pagi dilanjutkan senam bersama, kemudian malam harinya ditutup dengan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Bambang Srilungit,” jelas Durori.

Ia berharap seluruh warga Pedukuhan Jaten, Manukan, dan Kunden senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta semakin erat dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam melaksanakan tradisi Merti Dusun Tri Manunggal.

Menurutnya, Merti Dusun bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat persaudaraan dan gotong royong masyarakat.

“Merti dusun ini menjadi wujud syukur sekaligus bukti kekompakan masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus dijaga,” pesan Aris.

Kirab budaya berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai potensi seni dan budaya masyarakat. Selain menjadi bentuk rasa syukur, Merti Dusun Tri Manunggal diharapkan mampu memperkuat persatuan warga serta menjaga kelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada Sabtu (15/8/2026) pagi dengan senam bersama. Pada Sabtu malam, seluruh rangkaian Merti Dusun Tri Manunggal akan ditutup dengan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Bambang Srilungit.(red/wid).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses