MengenaL Lebih Dekat Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Maron Dalam Kiprah Dan Pengabdian

Batang1570 Dilihat

Batang-medianasional.id
Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin berdiri pada tanggal 17 September tahun 2000, beralamat di dukuh Maron Desa Pesalakan Kacamatan Bandar, Kabupaten Batang, dibawah pimpinan dan pengasuh KH. Khusnan.

Perjalanannya hingga kini diusianya ke – 20 tahun mampu bertahan hingga kini mengukir sejarah panjang dalam eksistensinya dalam lembaga pendidikan keislamiyahan.

Keberadaan pondok pesantren Roudlotut Tholibin memberikan kemanfaatan yang positif bagi masyarakat sekitar desa Pesalakan, sebagaimana dikutip dari peryataan KH. Khusnan bahwa dahulu sebelum adanya pondok pesantren, masyarakat sekitar masih banyak yang kurang paham mengenai pentingnya Sholat berjamaah dan banyak juga disekitar masyarakat yang main perjudian, namun seiring waktu mulai berkurang,
Rabu, 14/10/20.

Dorongan utamanya membuka pondok pesantren Roudlotut Tholibin di sampaikan KH. Khusnan salah satunya guna membangun akhlaq masyarakat sekitar agar lebih baik, memiliki adab yang baik pula, paling utamanya bagaimana saya bermanfaat lebih banyak bagi orang lain,”ucap KH. Khusnan.

Dan tentunya utamanya dorongan masyarakat sekitar yang menghendaki adanya pondok pesantren, yang akhirnya makin terdorong membangun pondok pesantren.

Dengan bantuan dukungan masyarakat sekitar, bersama – sama bergotong royong membantu material, tenaga dan dana membangun pondok pesantren,”ungkap KH. Khusnan.

“Walaupun ada tantangan dari orang – orang penganut paham – paham yang tidak berkenan adanya pondok pesantren di pedukuhan Maron Desa Pesalakan, namun alhamdulillah sampai sekarang dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Dahulu saat saya mengadakan pengajian terjadi sambaran petir, dan mengenai joglo rumah, dan tepatnya mengenai keramik joglo dan rusak parah, itu saksi kejadian kala itu, alhamdulillah tidak mengenai warga yang hadir,”terang KH.Khusnan sambil menunjukan posisi sambaran petir tepat didepan kediamannya.

Di tuturkan KH. Khusnan bahwa saat ini lebih 200 santri yang mondok dan sebagian besar dari lingkungan sekitar Pesalakan dan juga dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, Banten, Jakarta dan juga sekitar kabupaten Batang, Pekalongan.

Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin juga bekerjasama dengan SMK Islam Bandar dengan harapan bagi siswa – siswi, selain memiliki pengetahuan umum, namun juga akhlaknya lebih baik,” tutur K.H. Khusnan kepada awak media nasional saat dijumpai dikediamannya.

Sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai peran penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, agamis dan berdaya saing. Dengan mengedepankan nilai – nilai Islamiyah yang kental, sehingga para murid /santri kedepannya menjadi pribadi sholeh dan sholekha,”ungkap KH. Khusnan.

Tentu diharapkan bagi para murid / santri dan satriwati setelah lulus akan menjadi generasi pemuda – pemudi yang agamis, bertaqwa, cakap dan juga menjadi pribadi yang mandiri, kreatif dan berahlakul karimah, sesuai sunatullah dan ajaran agama islam, alq’uran dan hadist, sehingga menjadi pribadi sholeh dan amanah diberbagai profesi dan pekerjaannya.

Roh dari pengajaran Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin utamanya membangun metal pribadi yang agamis, sesuai tuntunan Nabi Agung Muhammad Rosullillah, untuk mewujudkan visi mencetak generasi bangsa, pemuda, pemudi indonesia yang berakhlaq dan berbudi pekerti yang baik,”pungkas KH.Khusnan.

KH.Khusnan menambahkan bahwa beberapa hari kemarin rombongan Ibu Bupati Batang bersama H. Taupik Ketua PC NU Kab.Batang sekaligu Kepala Dinas Pendidikan Kab. Batang, didampingi Haryono Camat Bandar dan Rapini Kepala Desa Pesalakan datang bersilaturahim ke pondok pesantren Roudlotut Tholibin, dan dalam kunjungannya Ibu Bupati juga memberikan bantuan mie instan kepada satri pondok pesantren, hal ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Ibu Bupati kepada pondok pesantren,”sanjung KH. Khusnan.

Dalam penutupannya KH. Khusnan mengajak masyarakat agar tidak lupa memasukan putra-putrinya untuk menimba ilmu di pondok pesantren insya allah kelak akan menjadi anak yang sholeh.

Reporter : Sukirno

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses