Masyarakat Disekitar Penambangan Batu Dolomix PT Bakapinda Lakukan Aksi Demo

375 views

Agam, Medianasional.id – Masyarakat yg tinggal di sekitar lokasi penambangan batu Dolomox PT Bakapindo sudah bertahun-tahun merasa resah  semenjak adanya kegitan penambangan batu dolomix oleh PT. Bakapindo yang berdampak terhadap masyarakat sekitar oleh pencemaran udara oleh debu debu debu yang berterbangan dari pengolahan batu delomix tersebut.

Dari salah seorang petani yg namanya enggan untuk disebutkan menyanyapaikan keluhannya kepada awak media ini, “Semenjak PT Bakapindo ini berdiri kami sangat merasakan dampaknya dari penambangan dan pengolahan batu yang diambil dg pengarukan bukit bukit disekitar areal itu,” ujar petani.

“Dampak dari pengerukan tersebut ialah kebun dan sawan kami tidak bisa digarap lagi dari imbas dari penabangan tersebut, Termasuk tempat wisata ngalau kamang yang terkenal kemana selama ini tidak bisa dibuka lagi.karena akses jalan menujun kelokasi Galau sudah tertup dengan longsoran batu dari penambangan,” imbuh petani.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum ini ada kesepakatan awal antara Masyarakat dengan PT. Bakapindo yg terdampak dari penambangan itu yang tidak dipenuhi dari pihsk PT Bakapindo.

Dari tempat terpisah Bj. Rahmat selaku Pimpinan Lsm Garuda Nasional DPW Sumbar sewaktu diminta tanggannya. Menyampaikan ke Media ini meminta kepada Ninik mamak dan pemuka masyakat dan Pemerintah Nagari agar bisa menganggapi keluhan masyarakat ini dan mencari jalan terbaik untuk mecari selusinya agar jangan merugikan kepada masyarakat yg berdomisili di sekitar Pabrik tersebut.

“Dan juga meminta kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Agam untuk menanggapi laporan masyarakat tentang keberadaa tempat tujuan wisata yg selama ini dibenahi dg anggaran pemerintah untuk mengidupkan tempat2 wisata disekitar Agam termasuk salah satunya Ngalau (Gua) Kamang,” ujar Bj. Rahmat

(Enrix ).

DomaiNesia

Agam

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.