Bandar Lampung, medianasional.id – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 14 Bandar Lampung.
Kegiatan yang mengangkat tema “Pengenalan Penyusunan Estimasi Biaya Konstruksi Bidang Teknik Sipil” ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai dunia teknik sipil sekaligus memperkenalkan pentingnya penyusunan estimasi biaya sebagai salah satu tahapan utama dalam perencanaan proyek konstruksi.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk penerapan materi yang telah dipelajari pada mata kuliah Manajemen Konstruksi 2, khususnya terkait perencanaan biaya proyek, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh di perkuliahan, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, edukasi, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dari lulusan Teknik Sipil.
Kegiatan PKM dipimpin oleh Ir. Amelia Oktavia, S.T., M.T., CST., CSP selaku ketua tim bersama 13 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Malahayati. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, di ruang kelas X IPA 2 SMA Negeri 14 Bandar Lampung dan diikuti oleh 36 siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan seluruh anggota tim pengabdian kepada peserta. Selanjutnya, peserta diberikan pre-test sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa mengenai teknik sipil, estimasi biaya konstruksi, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai materi tersebut. Kondisi ini menjadi dasar penting bagi tim untuk menyampaikan materi secara sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh siswa tingkat sekolah menengah atas.
Pada sesi utama, tim PKM menyampaikan materi mengenai ruang lingkup Teknik Sipil sebagai salah satu disiplin ilmu yang berperan penting dalam pembangunan berbagai infrastruktur seperti gedung, jalan, jembatan, bendungan, hingga fasilitas publik lainnya.
Selain memperkenalkan profesi insinyur sipil, pemateri juga menjelaskan bahwa keberhasilan suatu proyek pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas konstruksi, tetapi juga oleh ketepatan dalam merencanakan kebutuhan biaya sejak tahap awal.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai konsep dasar estimasi biaya konstruksi. Siswa diperkenalkan pada berbagai komponen penyusun biaya proyek, meliputi biaya material, biaya tenaga kerja, biaya peralatan, serta biaya tidak langsung yang mendukung pelaksanaan pekerjaan.
Tim juga menjelaskan pentingnya menghitung volume pekerjaan sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan material dan biaya pembangunan secara tepat. Agar materi lebih mudah dipahami, pemateri memberikan contoh sederhana mengenai perhitungan volume pekerjaan serta penyusunan estimasi biaya pada pembangunan rumah tinggal. Melalui contoh tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa setiap pekerjaan konstruksi harus dihitung secara sistematis menggunakan data yang akurat agar anggaran yang disusun dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kebutuhan proyek.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) sebagai acuan dalam menentukan harga setiap jenis pekerjaan konstruksi.
Materi ini kemudian dihubungkan dengan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sehingga peserta memahami keterkaitan antara volume pekerjaan, harga satuan, dan total biaya proyek. Penyampaian materi dilakukan menggunakan media presentasi PowerPoint yang dipadukan dengan ilustrasi serta contoh-contoh sederhana sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Pada sesi ini, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai dunia teknik sipil, peluang karier sebagai insinyur, proses pembangunan suatu proyek, hingga cara menghitung biaya konstruksi secara sederhana.
Diskusi yang berlangsung dua arah menciptakan suasana belajar yang aktif dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap keberhasilan kegiatan, tim PKM melaksanakan post-test di akhir acara. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung.
Mayoritas siswa mampu menjelaskan kembali konsep estimasi biaya konstruksi, menyebutkan komponen biaya proyek, memahami fungsi AHSP dan RAB, serta mengerjakan contoh perhitungan sederhana yang diberikan oleh pemateri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode penyampaian materi yang digunakan dalam kegiatan PKM berjalan secara efektif dan mampu meningkatkan pengetahuan peserta.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak SMA Negeri 14 Bandar Lampung yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berbagi ilmu kepada para siswa. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Universitas Malahayati berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik sipil dan estimasi biaya konstruksi, tetapi juga termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di bidang keteknikan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara Universitas Malahayati dengan sekolah-sekolah dalam menghadirkan program edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Penulis : YOAN IRLANDY (23110105), RAFIANSYAH (23110082), M.ALFATAH (23110119)




