Jakarta, medianasional.id | Tim Lycryx Decoupage, usaha kreatif berbasis fashion dan kerajinan tangan dari Pekalongan, menunjukkan langkah strategis baru dalam menjalin kolaborasi dengan Besek Budemang, sebuah merek yang terkenal dengan kerajinan lokal berbahan dasar anyaman daun pandan dan enceng gondok.
Pertemuan antara kedua tim yang berlangsung pada Jumat, 10 Januari 2025 di kantor Besek Budemang, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, bertujuan untuk memperkuat kemitraan dan menyusun langkah-langkah konkret dalam kerja sama yang saling menguntungkan.
Diskusi yang berlangsung intens ini difokuskan pada tiga area utama yang berpotensi memberikan dampak besar bagi kedua belah pihak, yaitu:
Pemasaran dan Promosi Produk
Kerja sama ini membuka peluang distribusi lebih luas untuk produk ramah lingkungan yang dihasilkan oleh Besek Budemang, yang menggunakan bahan dasar daun pandan dan enceng gondok. Lycryx Decoupage akan memberikan sentuhan seni decoupage pada produk-produk tersebut, menciptakan daya tarik yang lebih kuat di pasar lokal maupun internasional.
Pelatihan Kerajinan
Program pelatihan yang ditawarkan meliputi teknik decoupage, pembuatan aksesori handmade, hingga kerajinan bunga stocking dan hand bouquet. Dengan berbagi keterampilan ini, kedua pihak berharap dapat membekali lebih banyak orang dengan kemampuan kreatif yang bisa membuka peluang ekonomi.
Pelatihan Kewirausahaan
Selain pelatihan kerajinan, pelatihan kewirausahaan juga menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan yang didukung oleh tim pelatih bersertifikasi, dengan harapan dapat memberdayakan perempuan dan masyarakat lokal untuk lebih mandiri secara ekonomi.
Eva Agustina Megasari, Operations Manager Lycryx Decoupage, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperluas jaringan pemasaran serta memberikan manfaat lebih bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.
“Kami yakin kolaborasi ini tidak hanya akan membuka peluang besar untuk promosi dan penjualan produk kami, tetapi juga sebagai sarana berbagi ilmu dan keterampilan yang dapat membantu memperkuat ekonomi lokal,” ujar Eva.
Besek Budemang, yang selama ini konsisten mendukung kerajinan berbasis lokal, menyambut positif inisiatif ini. Pertemuan tersebut menandakan awal yang menjanjikan untuk membangun sinergi yang tidak hanya memperkuat produk lokal, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.
Kerja sama ini tidak hanya dilihat sebagai langkah penting untuk mengembangkan bisnis kedua belah pihak, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi pemberdayaan perempuan dan penguatan ekosistem UMKM di Indonesia. Diharapkan, dengan terus menggali potensi lokal dan memperkuat kolaborasi seperti ini, Indonesia dapat memperlihatkan kekuatan industri kreatifnya di pasar global.(*)






