Lagu Nike Ardila Dilantunkan PMKS yang Terjaring di Pesanggrahan, Ternyata Ini Sebabnya

Jakarta269 Dilihat

Jakarta, Medianasional.Id – Seorang PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) , menyanyikan lagu dari penyanyi wanita kondang tahun 90-an, almarhum Nike Ardila, dengan air mata berlinang,

_”Ku tak akan bersuara walau dirimu kekurangan hanya setiamu itu kuharapkan ku tak akan menduakan Walau kilauan menggoda kasih dan sayangku tetap utuh untukmu hanya kupinta darimu setialah selamanya_ _sehingga abadi cinta ini sayang itu kudoakan,”_

Itulah lirik lagu refrain dari almarhum Nike Ardila yang di suarakan oleh PMKS yang terjaring hari ini.

Ketika Medianasional.id berusaha berbincang dengan orang ini, memang miris. Terkadang dia melantur entah kemana-mana. Namun, saat disinggung tentang keluarganya, dirinya ingat nama anak dan istrinya.

Ternyata, dia sakit hati kepada istrinya yang berubah sikap tatkala ekonominya merosot. Hal itu yang bisa diduga hingga dirinya stres seperti saat ini.

Sementara itu, petugas Satpol PP Pesanggrahan, mengatakan ini adalah PMKS ke-4 yang berhasil mereka amanakan selama bulan Desember akhir tahun ini.

PMKS tersebut diamankan ketika dirinya sedang beraksi kejar-kejar warga di Jl. Bintaro Permai Pesangrahan, termasuk anak-anak sekolah.

“Dia ini meresahkan masyarakat, mengejar, ngajak saliman, marahin pedagang. Semua ketakutan, lalu kita amankan,” ungkap Kevin petugas Pol. PP.

Menurut Kevin, pengamanan PMKS itu tidak ada perlawanan, hanya tidak nyambung saat diajak bicara.

Kevin dan petugas lain, Nasrullah serta Puji Akbar, menyerahkan PMKS terkait kepada Sudin Sosial Jakarta Selatan yang datang jemput bola.

Adapun petugas dari Sudin Sosial juga mengatakan, dalam bulan ini mereka sudah menjaring 4 orang PMKS. Namun, 1 orang di jemput oleh keluarganya.

Alfian, Petugas P3S (Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial) dari Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan mengatakan, “Pada bulan Desember akhir tahun ini, kita menjaring 4 orang PMKS dan menyerahkan ke panti sosial. Namun, 1 orang dijemput oleh kelurganya. Sebab yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit ayan,” kata Alfian.

Pantauan Medianasional.Id di lapangan, keberadaan PMKS sangat berkurang. Sebelumnya terlihat banyak berseliweran terutama di Jl. Cileduk Raya dan Jl. RC. Veteran.

Seperti dikatakan Alfian, “Betul, sekarang ini jauh berkurang sejak pihak Sudin Sosial mendirikan pos pantau di Cileduk Raya. Terutama anak Punk yang biasanya berlalu-lalang dari Cileduk-Cipulir-Blok M dan sebaliknya, saat ini sudah tak ada lagi,” pungkasnya.

Penulis: Rap Turnips.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses