Konsumen WOM Finance Kecewa, Kendaraannya Ditarik Debtcollector Saat Ditinggal Kerja

Tulungagung3517 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Elvi Priono warga kelurahan Bago kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung mengeluh dan kecewa di situasi pandemi covid 19 sekarang ini, kendaraannya ditarik oleh oknum debtcollector yang mengaku dari WOM Finance saat dirinya bekerja.
Unit kendaraan yang ditarik pihak leasing sepeda motor honda beat bernopol AG 3052 RCM dengan atas nama STNK Elvi Priono.

Elvi Priono selaku atas nama kreditur di Wom finance saat ditemui awak media menceritakan kronologi pengambilan/penarikan sepeda motor tersebut, pada saat dirinya tidak ada di rumah dan sedang bekerja, yang ada di rumah hanya istri dan anaknya yang masih kecil.

“Saat saya bekerja, kata istri saya ada dua orang yang mengaku dari pihak debtcollector WOM finance datang ke rumah dan membujuk istri saya ikut ke kantor WOM dan disuruh membawa sepeda motornya”, ucap Elvi, Selasa (25/5/2021).

Lanjut Elvi, “istri saya mau memanggil saya tidak diperbolehkan oleh dua orang tersebut dan istri saya dibujuk untuk ikut ke kantor Wom. Setelah istri saya sampai ke kantor WOM Tulungagung dipaksa oleh debtcollector tersebut untuk menandatangani kertas yang disodorkannya, walaupun istri saya berusaha menolak nya, setelah itu sepeda motornya di tahan oleh debtcollector tersebut dan istri saya di suruh pulang naik ojek online”, kata Elvi.

Setelah mendapat laporan dari istrinya seperti itu Elvi bergegas mendatangi kantor WOM untuk menanyakan kebenarannya permasalahan kendaraan nya dengan membawa bukti kertas yang sudah di tanda tangani istrinya itu.

“Setelah datang ke kantor WOM saya merasa kecewa dan merasa tertipu, ternyata kertas yang terpaksa di tanda tangani istrinya itu ternyata surat Berita Acara Serah Terima Kendaraan (BASTK), istri saya tidak tahu kalau itu surat BASTK”, ungkapnya dengan rasa kecewa.

Lanjut Elvi, kejadian penarikan unit tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 wib, selaku kreditur juga belum pernah menerima surat teguran/peringatan dari pihak WOM finance selama ini.

“Selama ini saya belum pernah menerima surat teguran dari pihak WOM Finance kalau ada keterlambatan pembayaran angsuran 4 bulan sampai hari ini dan tahu tahu kendaraan diambil saat saya bekerja”, terangnya.

Elvi juga menjelaskan sebelumnya kontrak kredit tersebut, diambil dalam jangka waktu 36 bulan dengan angsuran per bulannya Rp 700.000 dan sudah diangsur selama 25 bulan sampai saat ini.

“Saya ambil kontrak 36 bulan dengan angsuran setiap bulannya Rp 700.000 dengan jatuh tempo setiap tanggal 13 dan sudah kita bayar selama 25 kali”, jelasnya.

Dengan adanya pengambilan kendaraan tersebut Elvi merasa kecewa terhadap pihak WOM finance, karena dalam pengambilan kendaraan di rumah tersebut, pada saat dirinya tidak ada di rumah (sedang bekerja).

“Saya sangat kecewa atas apa yang dilakukan oleh pihak debtcollector yang mengaku dari WOM finance itu mengambil kendaraan di rumah tanpa sepengetahuan saya (Elvi Priono) dan istri saya (Marsela) disuruh tanda tangan di kertas yang disodorkan oleh debtcollector yang mengaku dari WOM Finance itu”, ungkapnya, dengan rasa kecewa.

Masih lanjut Elvi, dari kedua debtcollector Wom finance yang datang kerumahnya tersebut juga tidak menunjukkan tanda pengenal atau memberikan nomor telepon.

Elvi Priono selaku kreditur/konsumen meminta kepada pihak WOM Finance untuk memberi solusi yang tidak memberatkan dirinya, dan sepeda motornya bisa dikembalikan.

“Saya meminta penyelesaian/solusi kepada pihak WOM Finance bagaimana kendaraan saya satu – satunya itu bisa di kembalikan kepada saya dan tidak merugikan saya, karena saya sudah mengangsur sebanyak 25 kali”, pintanya.

Sementara itu dari pihak Pimpinan WOM Finance Cabang Tulungagung Karjono melalui Pjs Dedi saat ditemui di kantornya, membenarkan adanya surat BASTK itu dikeluarkan oleh pihak WOM Finance.

“Benar itu surat BASTK yang dikeluarkan oleh WOM Finance”, katanya.

Dedi mengatakan bahwa penarikan yang dilakukan itu sudah sesuai prosedur.

“Prosedurnya kita kirimkan surat peringatan 1, 2 dan 3 kepada kunsumen yang terlambat angsuran mulai 7 hari dan seterusnya setelah tanggal jatuh tempo pembayaran. Dan bila konsumen sudah menunggak pembayaran selama 4 bulan belum melakukan pembayaran aturannya pihak konsumen harus mengembalikan kendaraannya atau akan ditarik oleh pihak Wom finance”, katanya.

Dedi juga mengatakan Bila pihak konsumen masih menginginkan kendaraan tersebut, bisa mengajukan permohonan dulu ke Wom finance.

“Dengan cara melunasi angsurannya plus dendanya atau dengan cara mengajukan untuk melunasi keterlambatan angsuran selama 5 bulan terakhir di tambah biaya tarik kendaraan sebesar Rp 1.500.000”, tambahnya.

Dedi menjelaskan kalau dirinya hanya menjabat sebagai Pjs di Wom finance Tulungagung dan tidak bisa memutuskan permasalahan dan permohonan tersebut, hanya bisa membantu menyampaikan apa yang diminta oleh pihak konsumen kepada pimpinan.

“Saya hanya Pjs di Wom ini dan saya hanya bisa membantu saja untuk menyampaikan permintaan dan keluhan/kekecewaan konsumen ke pada pimpinan saja, keputusan tergantung Pimpinan pusat mas”, jelas Dedi.

Dedi saat ditanya siapa nama petugas debtcollector yang mendapat tugas dari Wom Finance untuk melakukan penarikan kendaraan tersebut dan apakah petugas yang menarik tersebut sudah mengantongi Sertifikasi Profesi Penagihan Pembiayaan (SPPI). Dedi belum bisa memberikan keterangan dan penjelasan.

“Saya belum tahu siapa yang mendapat tugas penarikan kendaraan tersebut mas dan coba nanti saya kroscek dulu terkait kronologi penarikan nya bagaimana”, pungkasnya.

Sementara dalam kertas yang ditanda tangani oleh Marsela (istri Elvi Priono) dan penerima kendaraan dalam surat Berita Acara Serah Terima kendaraan (BASTK) terdapat tulisan tangan yang berbunyi, keterangan : Bila ibu Marsela Margel Tina datang Ke kantor Wom Finance Tulungagung Pukul 11.00 Wib. Mengenai Keterlambatan Angsuran akan di selesaikan secepatnya.(Arsoni/team).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses