Brebes, medianasional.id | Jalan penghubung antara Desa Cilibur dan Desa Cipetung telah lama menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat di kedua desa tersebut. Namun, jalan yang sangat vital untuk kegiatan pendidikan dan perekonomian ini kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Minggu (26/01/2025).
Jalan yang rusak parah ini tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan warga.
Menurut salah satu warga, Sodikin, yang tinggal di Pekuncen, warga sudah berulangkali melakukan perbaikan secara swadaya, meski hanya sebatas menambal jalan yang amblas.
“Kami sudah berulangkali melakukan swadaya untuk perbaikan jalan tersebut, tetapi hanya sebatas menambal yang amblas, dan itu pun tidak bertahan lama,” ujarnya.
Kondisi jalan yang terus memburuk membuatnya semakin sulit diakses, terutama bagi anak-anak yang hendak pergi ke sekolah atau warga yang ingin melakukan kegiatan ekonomi.
Kepala Desa Cilibur, Nurohman SH, menyampaikan bahwa kondisi jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut sangat memprihatinkan. Jalan yang sepanjang sekitar 250 meter dengan lebar 3 meter ini rusak parah dan telah sering menyebabkan banyak kecelakaan.
“Untuk jalan yang amblas, terutama yang sangat parah, perlu dilakukan pengerukan gundukan tanah dengan menggunakan alat berat,” ungkap Nurohman.
Selain itu, ada beberapa ruas jalan lain yang juga membutuhkan perhatian serius, di antaranya jalan Cilibur-Adisana (Dukuh Cipajeg) Panjang 600 meter, Jalan Cilibur-Gunung Sumping 2 titik ( Kaligondok-Tanjakan Sanamar) dan (Dusun Kumambang- Dusun Luwung) panjang 700 meter, Jalan Cilibur- Langkap panjang 450 meter, jalan Cilibur -Ragatunjung panjang 400 meter dan selain jalan ada Talud Sender Kali gondok tinggi 15 meter panjang 75 meter dan Plat Deker jalan Cilibur langkap yang harus segera ditangani” terangnya.
Perbaikan jalan ini menjadi urgensi, mengingat tidak ada alternatif jalan lain yang bisa digunakan oleh warga sekitar. Jalan ini merupakan satu-satunya akses bagi mereka untuk melakukan aktivitas penting seperti pendidikan dan perekonomian.
Nurohman pun berharap agar pemerintah baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat dapat segera merealisasikan pembangunan jalan ini, mengingat dampaknya yang sangat besar bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Semoga dengan adanya perhatian dari pemerintah, jalan poros Cilibur-Cipetung dapat segera diperbaiki dan kondisi keselamatan warga dapat lebih terjamin. Kami berharap agar masyarakat di sekitar desa ini dapat kembali merasakan kenyamanan dan keamanan dalam beraktivitas, tanpa harus khawatir akan kondisi jalan yang semakin memburuk.






