Balikpapan, Medianasional.id –Proyek pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu indikatornya tampak jelas pada peningkatan pesat di beberapa titik seksi pembangunan jalan. Di balik capaian ini, nama Andre Sirait, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan IKN 1 dari PJN I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur, menjadi sorotan positif.
Dengan total panjang mencapai 65 kilometer, proyek ini menjadi salah satu tulang punggung infrastruktur menuju IKN. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri menargetkan percepatan rampungnya jalan tol strategis tersebut demi mendukung mobilitas dan konektivitas kawasan IKN yang sedang dibangun.
“Proyek ini membutuhkan anggaran sebesar Rp5,6 triliun. Namun, alokasi anggaran pada tahun 2025 baru terealisasi Rp2 triliun. Jadi masih ada kekurangan sekitar Rp3,6 triliun agar seluruh proyek bisa diselesaikan tepat waktu,” ujar Andre Sirait kepada media saat mendampingi kunjungan kerja Ketua Satuan Tugas IKN, Basuki Hadimuljono.
Menurut Andre, hingga pertengahan Juni 2025, progres fisik jalan tol di Seksi 6B telah mencapai 41%. Seksi ini dikerjakan oleh penyedia jasa gabungan Abipraya-Bumi Karsa (KSO), sementara Seksi 6C telah menorehkan capaian luar biasa dengan progres mencapai 77,35%, digarap oleh konsorsium PP-Waskita-YPP (KSO).
“Seksi 6B secara struktur sudah selesai, tinggal proses cut and fill. Dalam waktu dekat, tahapan ini akan selesai bertahap,” jelas Andre penuh optimisme.
Basuki Hadimuljono yang meninjau langsung progres di lapangan menyatakan kepuasannya atas pekerjaan di Seksi 6B dan 6C. “Sudah bagus dan rapi, dan semoga pada bulan Juni 2025 semuanya sudah bisa digunakan secara optimal,” ujarnya.
Pembangunan jalan tol IKN ini dinilai telah berjalan sesuai rencana, fokus, dan proporsional. Di tengah berbagai tantangan teknis maupun non-teknis, proyek di bawah komando Andre Sirait tetap berada di jalur yang tepat. Tak heran, Kementerian PUPR memberikan apresiasi terhadap pengelolaan dan percepatan pembangunan yang berjalan dengan penuh kedisiplinan dan akuntabilitas.
Dengan landasan kerja yang profesional dan terstruktur, proyek jalan tol IKN diyakini akan tuntas tepat waktu dan menjadi infrastruktur vital yang memperkuat konektivitas menuju masa depan ibu kota negara yang baru.






