Maluku, medianasional.id – Tim transisi yang diketuai oleh Ir. Said Assagaf telah menggelar rapat sinkronisasi terkait visi-misi yang dijanjikan oleh calon gubernur Hendrik Lewerissa, SH LLM dan calon wakil gubernur Abdullah Vanath, S.sos selama masa kampanye.
Rapat ini berlangsung selama dua hari pada 17-18 Januari 2025 di Ambon, bertempat di kantor gubernur dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk akademisi, rektor, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Ir. Said Assagaf, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Cafe Pelangi pada Sabtu (18/01/2025), menyampaikan bahwa, selama kampanye, Hendrik Lewerissa dan dirinya telah menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan pelabuhan dan dermaga ferry.
Sebelum pelantikan Hendrik Lewerissa sebagai gubernur, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Direktur Utama ASDP Ferry, untuk membahas rencana pengembangan jalur ferry yang dapat menghubungkan Ambon dengan wilayah-wilayah di bagian timur Maluku.
“Pelabuhan dan dermaga ferry adalah salah satu janji yang harus kami realisasikan. Bahkan, kami sudah mengalokasikan anggaran untuk survei dan studi kelayakan pelabuhan. Kami juga akan segera menangani beberapa jembatan yang sudah rusak, termasuk jalan-jalan yang belum dipelihara dengan baik, seperti di Nusalaut,” ujar Said Assagaf.
Said Assagaf juga menambahkan bahwa, pada minggu sebelumnya, Hendrik Lewerissa telah bertemu dengan Duta Besar China, yang menunjukkan minat untuk berinvestasi di sektor perikanan di Maluku. Untuk memperkuat sektor ini, mereka telah menghubungi Profesor Ucu Lewakabessy dari bidang perikanan untuk bergabung dalam tim transisi, guna menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Selain itu, rapat sinkronisasi juga melibatkan Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakanno, Ketua Sinode Elifas Maspaitela, serta tokoh agama seperti Ustadz Hadi Basalamah. Beberapa mantan birokrat, termasuk Cak Saimima dan Plh Sekda Maluku Syuryadi Sabirin, yang memiliki pengalaman di bidang perencanaan pembangunan, juga turut hadir untuk memberikan kontribusi.
” Kami semua bekerja sama untuk memastikan bahwa, setiap janji yang diberikan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dapat terwujud dengan baik,” pungkasnya.
“Selama dua hari ini, kami telah rapat dan mengevaluasi janji-janji yang ada, dan kami memastikan bahwa, seluruh sektor seperti kesehatan, pendidikan, perikanan, dan infrastruktur akan segera diprioritaskan. Kami sudah menyiapkan langkah-langkah konkret, untuk memulai pembangunan pada tahun pertama masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur,” tambah Said Assagaf.
” Dengan adanya rapat sinkronisasi ini, Kami tim transisi berharap, dapat mempercepat proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat Maluku,” ungkapnya.
Tim ini optimistis bahwa, dengan kerja sama yang solid, visi-misi pasangan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath dapat segera diwujudkan demi kesejahteraan rakyat Maluku.





