Kenapa Sekarang Setiap Sakit Disebut Covid-19 Dokter Spesialis Ini Ungkap Alasan Sebenarnya

Artikel235 Dilihat

Medianasional.id – Dokter spesialis penyakit dalam dr Adaninggar menjelaskan tentang kenapa saat ini seringkali semua penyakit disebut akibat Covid-19.

Seperti yang kita tahu saat ini, angka penularan virus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami lonjakan.

Angka penularan Covid-19 yang tinggi tersebut memaksa pemerintah untuk menerapkan PPKM Darurat.

Banyaknya kasus Covid-19 membuat banyak rumah sakit di berbagai daerah penuh, hingga terpaksa menolak pasien.

Namun, ditengah masyarakat saat ini masih ada anggapan ketika masuk rumah sakit pasti ‘dicovidkan’.

Menjelaskan hal tersebut, dr Adaninggar mengungkapkan secara ilmiah kenapa hal itu bisa terjadi.

Menurutnya, gejala Covid-19 tidak ada yang spesifik. Artinya sangat tipis perbedaannya dengan penyakit lain

“Gejala Covid-19 tidak ada yang spesifik, sebagian besar merupakan kumpulan gejala flu. Gejala flu di era pandemi, salah satu kemungkinan diagnosis adalah Covid-19,” ujar dr Adaninggar.

Dokter spesialis penyakit dalam itu menyebutkan bahwa diagnosis yang diambil oleh seorang dokter itu berdasarkan dua patokan.

Pertama, terkait dengan penggalian riwayat penyakit dan riwayat kontak erat. Kedua adalah pemeriksaan penunjang.

“Kadang infeksi Covid bisa terjadi pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit kronis sebelumnya,” ujarnya.

Biasanya, lanjut dr Adaninggar, penyakit kronis ini tidak akan mengalami perburukan bila tidak terkena kondisi akut salah satunya infeksi.

Kemudian, apabila tidak sesuai dengan perjalanan atau riwayat penyakit Covid-19 dan tidak didukung pemeriksaan penunjang lain, itu tidak akan didiagnosis sebagai Covid-19.

“TIDAK AKAN DIDIAGNOSIS COVID,” tegasnya.

Di samping itu, dr Adaninggar juga mengatakan bahwa diagnosis Covid-19 bukan hanya berdasarkan swab antigen atau PCR.

” Diagnosis Covid bukan hanya berdasarkan swab antigen atau PCR, tetapi juga wewenang penilaian klinis dokter,” pungkasnya.

 

Editor : Andri Rasyid

Sumber : Babenews

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses