Batang, medianasional.id
Kapolres AKBP Edi Suranta Sinulingga dalam jumpa pers menuturkan bahwa dirinya sangat senang dapat berjumpa, berkumpul, sebagaimana disaat awal dirinya dilantik sebagai Kapolres Batang,” ucapnya.
Namun juga disampaikan Kapolres, apabila selama ini hubungannya kurang erat, saya akan lebih terbuka lagi bagi temen – temen media yang ingin bertemu secara langsung dengan saya, bicara ngalor, ngidul seperti sekarang, juga gak apa – apa. “Intinya kita akan coba bangun kembali keharmonisan institusi
kepolisian Polres Batang di bawah kepemimpinan saya dengan pihak media, dan kalau perlu dan di mungkinkan kegiatan jumpa pers dilaksanakan secara berskala,” ucapnya.
Dalam mengisi acara jumpa pers,
Ketua PWI Arif Suryoto menyampaikan secara singkat, agar semestinya komunikasi pihak media temen – temen wartawan berjalan dengan baik, sebagaimana sebelum, dan dalam penutupannya Arif Suryoto mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Batang atas kebersamaannya yang telah berjalan dengan baik, namun demikian harapan terus berlanjut dan tidak terputus, sehingga tidak ada miss communication,” ucapnya.
Selanjutnya, Kapolres Batang menceritakan kisah pendek, bahwa ada seorang suami istri yang sudah hidup bersama selama 50 tahun, hingga pada suatu saat sang istri menyuguhkan ikan mas kepada sang suami, dan betapa kagetnya sang suami padahal dirinya tidak menyukai ikan mas.
“Namun kenapa istrinya yang sudah mendampinginya selama 50 tahun tidak memahami atau mengerti masakan yang disukainya,”ujarnya. “Kisah ini sebagai catatan kita bersama, bahwa sedekat apapun kita dengan seseorang, namun kita juga belum tau persis kepribadiannya.
“Sebagaimana masing – masing Kapolsek memiliki ciri khas dan kepribadian yang berbeda, kadang temen – temen wartawan menjumpai Kapolsek yang asik diajak ngobrol, namun juga ada Kapolsek yang justru sebaliknya, ibaratnya kalau gak ditabuh gak ada suara,” ucapnya dengan penuh canda. “Hal ini catatan bagi kami, saya selaku Kapolres Batang berharap dengan kepribadian masing – masing anggotanya mohon dapat dimaklumi,” pintanya. “Saya sangat sadari media bagaikan pisau bermata dua, bisa saja membangun, dan bisa juga menurunkan kredibilitas,” ucapnya.
Lanjutnya, disampaikan Kapolres Batang, bahwa dirinya bukan tipekal orang yang suka tampil dimedia, namun Kapolres menambah, bahwa dirinya lebih suka menjadi sutradara dibelakang layar, agar mereka besar,” ujarnya.
Selanjutnya Kapolres Batang berharap media dengan kepolisian lebih sinergi dan satu arah demi mewujudkan kondusifitas wilayah kabupaten Batang,”tandasnya.
(Sukirno)
,







