Berau, medianasional.id – Kampung Suaran Kecamatan Sambaliung, terendam banjir sekitar 1,2 meter pada Kamis malam (26/09/2024) hingga Jumat (27/09/2024) yang menggenangi wilayah RT 01, 02, 03 Desa Suaran.
Salah seorang warga mengatakan, “Sekitar pukul 22.00 WITA Kamis (26/09/24), Saya kaget ada benturan kayu dengan dinding rumah akhirnya kami serumah terbangun, barang dapur dan perabot lainnya sudah dibawa arus,” ujar warga yang rumahnya di pinggir sungai.
Ada 3 RT -+ 600 KK yang terendam banjir. Air yang menggenangi Kampung Suaran, diduga merupakan arus sungai dari Hulu di Kampung Suaran.
Pantauan Medianasional.id di lokasi, pada Jumat Sani Ketua RT 03 berasama Babinsa, bergerak cepat untuk mengevakuasi lansia, bumil dan balita dilakukan secara gotong royong sejak Jumat subuh dengan menggunakan kentinting dan Perahu Karet, hingga Banjir surut pukul 12.00 WITA.
Beberapa Rumah serta perabotan hanyut terbawa arus sungai serta beberapa titik digenangi banjir akibat saluran air yang mampet sedangkan volume air terus menerus bertambah. Sehingga mengakibatkan arus deras, genangan yang cukup tinggi dan membuat kendaraan roda dua sulit untuk mengevakuasi. Selain itu satu jembatan Titian Penyebrangan dari RT 03 ke RT 01 Ambruk.
“Iya tadi pagi pagi Kami lihat ada dua batang kayu besar nyangkut di jembatan numpuk kayu dari atas, nggak lama jembatannya ambruk, tinggal ujungnya jembatan yang masih ada tiang. Biasanya kalau banjir tahunan tidak seperti ini, Tahun 2024 ini sudah empat kali banjir yang lebih mengerikan banjir hari ini,” kata warga setempat.
Respon cepat dari Dinas Sosial Berau dan Tim meninjau TKP memberi bantuan sembako, kebutuhan makanan yang disalurkan antara lain Mie instan 40 dus, Beras 200 kg, dan air mineral 20 dus.
Juga Bantuan dari PT.Tanjung Redeb Hutani (TRH). Manager Produksi PT.TRH, Tito Guswanto kepada Media Nasional menuturkan makanan dan minuman juga sembako untuk warga yang terdampak banjir dari PT TRH siap membantu,” tuturnya.






